STIT Muhammadiyah Kediri Bangun Fondasi Menuju Universitas 2035

STIT Muhammadiyah Kediri Bangun Fondasi Menuju Universitas 2035
www.majelistabligh.id -

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Kediri menyelenggarkan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru di Jalan Urip Sumoharjo, Ngronggo, Kota Kediri, Ahad (30/8/2026).

‎Prosesi peletakan batu pertama dirangkai dengan kajian bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Kediri.  Kajian menghadirkan Drs. H. Ahmad Rifa’i, MH tersebut menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, amanah, kebersamaan, sekaligus komitmen dalam memajukan persyarikatan Muhammadiyah dan lembaga pendidikan di bawah naungannya.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kediri, Dra. Firdaus, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota dan Kabupaten Kediri, Badan Pembina Harian (BPH), serta seluruh civitas akademika STIT Muhammadiyah Kediri.

‎Ketua STIT Muhammadiyah Kediri, Dr. Bagus Jamroji, Lc, MPd menyampaikan,  pembangunan gedung baru tersebut memiliki visi yang lebih besar daripada sekadar penambahan fasilitas kampus. ‎Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi simbol dimulainya babak baru dalam perjalanan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kota Kediri.

‎“Pembangunan gedung baru STIT Muhammadiyah ini kami niatkan sebagai langkah awal mewujudkan cita-cita besar berdirinya Universitas Muhammadiyah Kediri pada tahun 2035. Semoga gedung ini menjadi pusat lahirnya kader bangsa yang berilmu, berakhlak, dan siap memajukan umat di masa depan,” ujarnya.

‎Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan gedung baru merupakan bagian dari visi jangka panjang STIT Muhammadiyah Kediri untuk terus bertumbuh dan meningkatkan kapasitas kelembagaan. Cita-cita menuju berdirinya Universitas Muhammadiyah Kediri pada 2035 menjadi arah pengembangan yang membutuhkan kerja kolektif, perencanaan matang, serta dukungan seluruh elemen persyarikatan dan masyarakat.

‎Dalam konteks tersebut, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fondasi penting. Namun, pembangunan fisik diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik, penguatan tata kelola kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, serta pembentukan karakter mahasiswa.

‎Gedung yang dibangun diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya aktivitas perkuliahan, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya gagasan, ilmu pengetahuan, kaderisasi, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.

‎STIT Muhammadiyah Kediri diharapkan mampu terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang berorientasi pada kemajuan sekaligus berakar kuat pada nilai-nilai keislaman.

‎Peletakan batu pertama pembangunan gedung baru ini pun menjadi sebuah ikhtiar untuk menyiapkan masa depan. Dari sebuah batu pertama, diharapkan tumbuh sebuah bangunan yang kokoh; dan dari bangunan tersebut diharapkan lahir generasi yang lebih kokoh dalam ilmu, iman, akhlak, dan pengabdian.

‎Dengan semangat “Mencerahkan Hati, Menguatkan Amanah, Memajukan Persyarikatan,” pembangunan Gedung STIT Muhammadiyah Kediri diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang Muhammadiyah dalam menghadirkan pendidikan yang mencerdaskan, mencerahkan, dan memberi manfaat nyata bagi umat dan bangsa.

‎Momentum 30 Agustus 2026 tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun lembaga pendidikan bukan semata-mata membangun gedung, melainkan membangun manusia dan menyiapkan peradaban. Dari STIT Muhammadiyah Kediri, cita-cita untuk melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berkemajuan diharapkan terus tumbuh hingga terwujudnya Universitas Muhammadiyah Kediri pada tahun 2035. (‎yuliana nurul islami) 

 

 

Tinggalkan Balasan

Search