Tawadhu’lah Rendah Hati dan Tidak Sombong

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Tawadhu’ adalah sikap rendah hati, sopan santun dalam keseharian, karena menyadari atas keterbatasan dan kemampuan diri sendiri, sehingga jauh dari sikap angkuh dan sombong.

Hamba Allah yang beriman adalah orang yang selalu rendah hati dan berserah diri kepada  Allah di dalam hidupnya, serta tidak membanggakan diri dan tidak sombong kepada sesama.

Maka hendaklah kita bisa menjadi orang yang selalu mempunyai sikap rendah hati tidak angkuh dan sombong, agar kita dapat menjadi sebagian dari hamba Allah yang mrmpunyai berderajat tinggi serta bisa mendapat kemuliaan dariNya.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“… Hamba-hamba Tuhan (Allah) Yang Maha Penyayang ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan” (QS. Al-Furqon : 63)

“… Berserah dirilah kamu kepada-Nya (Allah), dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” (QS. Hajj : 34)

“… Dan bersikap rendah hatilah engkau terhadap orang-orang yang beriman” (QS. Al-Hijr : 88)

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman” (QS. Asy-Syu’araa’ : 215)

“Janganlah memalingkan wajahmu dari manusia dan janganlah berjalan di bumi ini dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang angkuh lagi sangat membanggakan diri” (QS. Luqman : 18)

“Dan segala apa yang ada di langit dan di bumi hanya bersujud kepada Allah, yaitu semua makhluk bergerak dan juga para malaikat, dan mereka tidak menyombongkan diri” (QS.An-Nahl : 49)

“… Janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadap-Ku dan datanglah kepadaKu sebagai orang-orang yang berserah diri” (QS.An-Naml:31)

Hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

“Sesungguhnya Allah mewahyukan kepada-ku (Rasulullah SAW) agar kalian bertawadhu, sehingga kalian tidak merasa bangga diri terhadap orang lain dan tidak pula berlaku aniaya terhadap orang lain” (HR. Muslim)

 “Tidaklah seseorang memiliki sifat tawadhu’ (rendah hat) karena Allah melainkan Allah akan meninggikannya derajatnya” (HR. Muslim)

“Siapa yang tawadhu’ karena Allah, maka Allah akan mengangkat (derajat) nya” (HR. Abu Nu’aim, Ibnu Mandah)

“Aku (Rasululkah Saw) hanyalah seorang hamba Allah, maka panggillah aku dengan sebutan: hamba Allah dan rasul-Nya” (HR. Abu Dawud)

“Dan siapa saja di dunia ini yang menyombongkan diri, Allah pasti akan merendahkannya” (HR. Bukhari)

Semoga Allah Al Maajid Yang Maha Mulia, menjadikan kita sebagai hambaNya yang dimulikan dan dikarunuai derajat tinggi, karena kita dapat selalu tawadhu’ bersikap rendah hati dan berserah diri di hadapan Allah serta tidak angkuh dan sombong kepada sesama.

Aamiin yaa Robbal ‘Alamiin.

ismirzaf@gmail.com ; fimdalimunthe55@gmail.com

 

Tinggalkan Balasan

Search