Tiup Balon, Permainan Sederhana yang Menumbuhkan Jiwa Sportivitas

Tiup Balon, Permainan Sederhana yang Menumbuhkan Jiwa Sportivitas
www.majelistabligh.id -

Suasana penuh semangat dan gelak tawa mewarnai pelaksanaan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) hari ketiga di MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi pada hari Rabu (15/7/2026). Salah satu permainan yang menarik perhatian peserta adalah meniup balon di dalam gelas yang berisi air, sebuah tantangan sederhana yang menguji konsentrasi, kesabaran, dan sportivitas para siswa.

Dalam permainan tersebut, setiap peserta diminta meniup balon kecil hingga berpindah atau mencapai titik tertentu di dalam gelas berisi air tanpa menyentuhnya dengan tangan. Meski terlihat mudah, permainan ini membutuhkan ketelitian, pengaturan napas, serta fokus yang tinggi. Sorak sorai teman-teman semakin menyemarakkan suasana ketika para peserta berusaha menyelesaikan tantangan.

Ketua Panitia Fortasi Neelofa Angraeny, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa permainan tersebut dipilih karena mengandung banyak nilai pendidikan karakter.

“Permainan ini memang sederhana, tetapi sarat makna. Peserta didik belajar untuk tetap tenang, fokus, sabar, mematuhi aturan, dan tidak mudah menyerah. Yang lebih penting, mereka belajar bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana mereka mampu bermain dengan jujur, sportif, dan menghargai teman-temannya,” ujarnya.

Wakil Kepala bagian kesiswaan MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Ahmad Fendi, SH menyampaikan bahwa setiap permainan yang disajikan dalam Fortasi memiliki nilai pendidikan karakter.

“Kami ingin peserta didik belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga kesabaran, kejujuran, dan sikap sportif. Melalui permainan sederhana seperti ini, mereka belajar menghargai aturan, menerima hasil dengan lapang dada, dan tetap memberikan semangat kepada teman-temannya,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Pembina IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi Rafly Ardiyan Firmansyah menegaskan bahwa seluruh rangkaian Fortasi dirancang untuk membangun karakter peserta didik baru melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Fortasi bukan sekadar ajang perkenalan dengan lingkungan madrasah, tetapi menjadi momentum membentuk karakter pelajar Muhammadiyah yang berakhlak, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Melalui permainan seperti ini, siswa belajar bekerja sama, menghormati teman, menerima kekalahan dengan lapang dada, serta meraih kemenangan tanpa merendahkan orang lain. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal mereka selama menempuh pendidikan di madrasah,” tuturnya.

Selain melatih konsentrasi dan koordinasi, permainan ini juga mempererat kebersamaan antarpeserta. Mereka saling memberi dukungan, tertawa bersama, dan menikmati setiap proses tanpa mengedepankan persaingan yang berlebihan.

Melalui berbagai permainan edukatif dalam Fortasi, MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi terus berupaya menghadirkan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermakna. Sebab, pendidikan karakter tidak hanya dibangun melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman sederhana yang mampu menanamkan nilai kejujuran, kerja sama, disiplin, serta jiwa sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.(helmi rohmanto)

 

Tinggalkan Balasan

Search