Sadar nggak sih, di era sekarang ini kita sering ‘menyerahkan’ hak asuh anak ke gadget?
Mau makan? Diberi tontonan biar anteng. Ibu capek? Dikasih HP, biar nggak ganggu. Ayah pulang kerja? Pilih scroll medsos sendiri.
Akhirnya, karakter dan emosi anak kita, dibentuk oleh tontonan, bukan oleh sentuhan kita. Kita memang satu rumah, tapi dunianya berbeda-beda. Anak-anak tidak butuh orang tua yang sempurna.
Mereka cuma butuh orang tua yang ‘nyawa dan raganya’ benar-benar hadir saat mereka memanggilnya.
Buat para ibu yang kelelahan, nggak apa-apa rumah berantakan hari ini. Kurangi ekspektasi demi warasnya mental kita. Karena anak yang bahagia, lahir dari ibu yang bahagia.
Yuk, kurangi satu jam saja waktu main dengan HP malam ini. Tatap mata anak kita, dengar ceritanya sebelum mereka tumbuh dewasa, dan kita menyesal.
Semoga bermanfaat.
