Di Lamongan, Wamendikdasmen Paparkan Tiga Prioritas Transformasi Pendidikan Nasional

Di Lamongan, Wamendikdasmen Paparkan Tiga Prioritas Transformasi Pendidikan Nasional
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan sukses menyelenggarakan Silaturahim dan Talkshow Pendidikan bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, MA. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula GDM Lantai 2 pada Ahad (14/6/2026).

Acara ini mendapat respons positif dan antusias dari warga Muhammadiyah, khususnya para guru dan kepala sekolah di lingkungan pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Sebanyak 150 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, organisasi otonom (Ortom), serta kepala sekolah Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam pemaparannya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, MA mengawali sambutannya dengan menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi peserta. Ia juga mengapresiasi komitmen Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan.

Pada kesempatan itu, Fajar memaparkan tiga program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang saat ini menjadi fokus pemerintah.

Pertama, transformasi pedagogis. Program ini diwujudkan melalui percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta pemberian beasiswa bagi guru yang belum memiliki kualifikasi akademik D4 atau sarjana.

Kedua, transformasi infrastruktur fisik melalui program revitalisasi sekolah yang mengalami kerusakan berat. Fajar menyampaikan bahwa pada tahun 2025 pemerintah telah merevitalisasi sekitar 16.000 sekolah di seluruh Indonesia, melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 10.000 sekolah.

Ketiga, transformasi digitalisasi pendidikan dengan memberikan bantuan berupa Interactive Flat Panel (IFP) kepada sekolah-sekolah di Indonesia sesuai rasio jumlah siswa. Program tersebut juga akan diperluas pada tahun 2026.

“Gunakan fasilitas dari negara dengan sebaik-baiknya dan sebagaimana fungsinya,” pesan Fajar kepada para peserta.

Melalui kegiatan talkshow ini, diharapkan terbangun semangat bersama untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus memperluas akses terhadap sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah serta lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Lamongan. (ghulamin halim)

 

Tinggalkan Balasan

Search