Gagal di Dunia Bisa Ngopi, tapi Gagal di Akhirat?

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Gagal bisnis, masih bisa mulai lagi.

Gagal kerja, masih bisa kerja yang lain.

Gagal cinta, masih bisa sembuh sambil ngopi.

Gagal ujian, masih bisa ikut tahun depan.

Dunia masih bisa memberi kesempatan kedua, ketiga. Tapi akhirat, tidak ada pengulangan. Tidak ada revisi. Tidak ada “coba lagi besok.”

Yang ada hanya:

  • Catatan amal yang sudah tertutup.
  • Pertanggungjawaban di hadapan Allah.
  • Surga atau neraka.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan:

“Orang cerdas adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian.” (HR Tirmidzi no. 2459)

Karena itu jangan sampai kita terlalu sibuk mengejar dunia, sampai lupa menyiapkan bekal untuk pulang.

وَا بْتَغِ فِيْمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّا رَ الْاٰ خِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia…” (QS Al-Qasas 28: 77)

Ayo kita seimbangkan. Kejar dunia secukupnya. Kejar akhirat semaksimalnya.

“Ya Allah, jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami. Jadikan akhirat sebagai tujuan terbesar kami.” (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search