Suasana upacara bendera hari Senin (25/5/2026) di SD Muhammadiyah 1 Turi berlangsung penuh semangat dan makna. Salah satu guru, Moch. Muzaki, memanfaatkan momen tersebut untuk mengenalkan kepada peserta didik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya versi lengkap 3 stanza sebagai bagian dari penanaman nilai cinta tanah air sejak usia dini.
Saat menjadi pembina upacara, Moch. Muzaki menyampaikan bahwa selama ini banyak masyarakat yang hanya mengenal stanza pertama dari Lagu Indonesia Raya, padahal lagu kebangsaan Indonesia memiliki tiga stanza yang sarat dengan makna perjuangan, persatuan, harapan, dan kecintaan terhadap bangsa.
Ia menjelaskan, tujuan mengenalkan Indonesia Raya versi lengkap kepada peserta didik adalah agar anak-anak memahami sejak dini bahwa lagu kebangsaan Indonesia bukan sekadar lagu yang dinyanyikan setiap upacara, melainkan memiliki pesan mendalam yang dapat membentuk karakter dan semangat kebangsaan.
“Tujuannya mengenalkan kepada peserta didik sejak dini bahwa Lagu Indonesia Raya itu tidak hanya yang sering dinyanyikan, yaitu stanza pertama, tetapi juga ada stanza kedua dan ketiga,” ungkapnya.
Dalam amanat upacara, ia juga menyampaikan kepada para peserta didik bahwa kata-kata memiliki kekuatan besar yang dapat membangun semangat dan membentuk cara berpikir seseorang.
“Kata-kata itu luar biasa. Ia bagaikan energi yang bisa membuat kita semangat. Maka saat kita mengetahui kata-kata dari Lagu Kebangsaan kita, Indonesia Raya secara lengkap, kita akan semakin semangat menjadi putra-putri bangsa yang siap membuat Indonesia bahagia, makmur, menjaga kemerdekaan, menjadi orang sukses di masa depan, namun tidak merusak Indonesia dan tetap mencintai tanah airnya. Nilai seperti itu harus ditanamkan sejak dini, termasuk melalui makna dari Lagu Indonesia Raya versi lengkap,” tuturnya.
Moch. Muzaki juga menjelaskan bahwa pelaksanaan di sekolah tetap mengikuti ketentuan dalam upacara bendera.
“Saat penghormatan bendera tetap menyanyikan stanza pertama. Sedangkan stanza kedua dan ketiga kami putar dan dinyanyikan anak-anak saat sesi mendengarkan lagu-lagu wajib nasional,” tambahnya.
Pengenalan Lagu Indonesia Raya versi lengkap tersebut juga disertai dengan penyampaian sejarah singkat lagu kebangsaan Indonesia. Berdasarkan informasi dari Museum Sumpah Pemuda Kemendikbud, Lagu Indonesia Raya, baik satu stanza maupun versi lengkap tiga stanza, diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman atau yang lebih dikenal dengan nama WR Soepratman. Lagu tersebut diciptakan pada tahun 1928 dan pertama kali diperdengarkan dalam Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928.
Melalui langkah sederhana tersebut, semangat nasionalisme di lingkungan sekolah diharapkan dapat tumbuh lebih kuat. Sebab kecintaan kepada bangsa bukan hanya ditanamkan melalui hafalan, tetapi juga melalui pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam setiap kata, nada, dan pesan perjuangan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa. (*/tim)
