Apakah kita pernah begadang semalaman cuma gara-gara mikirin masalah? Padahal masalahnya belum tentu terjadi besok. Tapi pikiran kita udah nyampe 10 tahun ke depan. Capek hati, capek pikiran, padahal tubuhnya diem aja.
Hari ini kita belajar satu kalimat yang bikin hati jadi lega: “Masalah Tidak Perlu Dikuatirkan”
- Karena Rezeki Sudah Dijamin Allah
Allah Wa Ta’ala berfirman: “Dan tidak suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezeki.” (QS. Hud: 6)
Semut yang kecil di balik batu aja dikasih makan. Masa kita, manusia yang Allah Wa Ta’ala muliakan, dibiarkan lapar?
Takut nggak laku jualan, takut di-PHK, takut nggak cukup uang 100 juta buat buka bisnis,
Itu wajar. Tapi khawatir berlebihan sampai nggak tidur? Itu namanya nggak percaya sama yang ngasih rezeki.
Tugas kita: Ikhtiar semaksimal mungkin. Hasilnya serahkan.
- Karena yang berlalu nggak bisa kembali, yang akan datang belum tentu datang
Imam Syafi’i pernah bilang: “Janganlah engkau membawa dunia ke dalam hatimu. Karena kalau dunia rusak, hatimu ikut rusak.”
Masalah kemarin sudah lewat. Nyesel 100x juga nggak balik. Masalah besok? Belum tentu terjadi.
Kita malah nyiksa diri 2x: sekali saat ngebayangin, sekali lagi kalau beneran kejadian.
Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam mengajarin doa: “Allahumma inni a’udzu bika minal hammi wal hazan” (Yaa Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa cemas dan sedih)
Hammi = cemas masa depan.
Hazan = sedih masa lalu. Dua-duanya dibuang.
- Karena Setiap Masalah Ada Hikmah dan Jalan Keluar
Allah Wa Ta’ala berfirman: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah: 6)
Allah Wa Ta’ala ulang 2 kali. Kenapa? Biar kita yakin banget.
Masalah itu kayak ujian sekolah. Tidak mungkin naik kelas kalau nggak diuji dulu.
Bisa jadi bisnis kita sepi 3 bulan pertama. Biar kita belajar marketing. Bisa jadi uang 100 juta kepotong sana-sini. Biar kita belajar ngatur RAB lebih teliti.
Jadi mulai hari ini ganti kebiasaan kita. Kalau masalah datang, jangan langsung tanya “Kenapa aku?” Tapi tanya, “Ya Allah, apa yang mau Engkau ajarin aku lewat ini?”
Kerjaan kita 3 saja: Ikhtiar, Doa, Tawakal.
Soal hasil? Itu urusan Allah Wa Ta’ala. Dan Allah Ta’ala tidak pernah zalim sama hamba-Nya.
Insyaa Allah, Allah lapangkan dada kita, hilangkan cemas dari hati kita.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad.
ismirzaf@gmail.com ; fimdalimunthe55@gmail.com
