Kapolri dan PP Muhammadiyah Gelorakan Amar Makruf Nahi Munkar

Kapolri dan PP Muhammadiyah Gelorakan Amar Makruf Nahi Munkar
www.majelistabligh.id -

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmen Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk terus memperkuat sinergi bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sinergi tersebut digelorakan melalui semangat amar makruf nahi munkar, menebar kebaikan sekaligus mencegah kemungkaran dan tindak kejahatan.

Kedatangan Kapolri beserta jajaran disambut hangat oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, didampingi Sekretaris Umum Abdul Mu’ti, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas dan Muhadjir Effendy, serta Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin.

Haedar Nashir, menyampaikan bahwa Muhammadiyah dan Polri memiliki titik temu serta komitmen yang sama dalam merawat kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kepolisian Republik Indonesia hadir untuk menciptakan ketertiban dan kesejahteraan masyarakat. Di situlah Muhammadiyah memiliki komitmen yang sama,” ujar Haedar.

Haedar mengungkapkan, ruang diskusi turut menyoroti berbagai isu sosial mendesak, seperti penyalahgunaan narkoba hingga maraknya praktik pinjaman daring (pinjol) ilegal yang merugikan warga. Ia menekankan pentingnya membangun ketahanan masyarakat agar tidak mudah terjerumus dalam masalah tersebut.

Sementara itu, Kapolri menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan berkelanjutan dari Muhammadiyah. Pihaknya bertekad meneruskan kolaborasi ini demi menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

“Kami yakin dengan semangat yang sama, yaitu amar makruf nahi mungkar—bagaimana kita menebar kebaikan sekaligus mencegah kejahatan. Semangat inilah yang terus kami gelorakan bersama Muhammadiyah,” tegas Suyudi.

Kapolri menjelaskan, implementasi kerja sama akan diperkuat melalui program edukasi dan literasi yang menyasar masjid, sekolah, kampus, hingga pesantren. Langkah preventif ini dirancang untuk membentengi masyarakat dari ancaman narkotika, penipuan, kejahatan jalanan, aksi geng motor, hingga balap liar.

Selain edukasi, Polri juga menyiapkan serangkaian kegiatan polisi bersama masyarakat (community policing), seperti Subuh Berjamaah, Jumat Keliling, Minggu Kasih, hingga kunjungan lintas tempat ibadah guna memperkokoh toleransi antarumat beragama dan menciptakan iklim yang aman serta damai. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search