Sebentar lagi akan datang bahwa jutaan doa akan dilangitkan, dan hari itu adalah ‘sebaik-baiknya doa, adalah doa di hari Arafah’.
Jika Lailatul Qadar dirahasiakan waktunya, sedangkan hari Arafah diberi kejelasan kapan datangnya. Jika di malam Lailatul Qadar para malaikat turun ke bumi, sedangkan di hari Arafah, Allah langsung yang turun.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada satu hari pun bahwa Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Allah mendekat (turun ke langit dunia), lalu membanggakan mereka (yang sedang wukuf) di hadapan para malaikat.” (HR Muslim no.1348)
“Puasa hari Arafah aku harapkan dari Allah bisa menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya.” (HR Muslim no. 1162)
Jika hendak meminta, mintalah urusan tentang akhirat terlebih dahulu baru hal dunia, karena itulah sebaik-baiknya doa yang harus kita minta. Setelah itu mintalah apa yang kamu mau.
Lupakan kepatahan dan kelelahanmu pada-Nya. Katakan apa yang kamu butuhkan. Ceritakan semuanya kepada Allah. Tentang doa-doa yang belum terjawab. Tentang harapan yang masih kamu perjuangkan.
Karena di Hari Arafah, tidak ada doa yang terlalu besar untuk Allah dengarkan, dan terlalu banyak keajaiban yang bisa terjadi hanya lewat satu doa yang tulus.
Barakallahu fiikum.
