Khotbat Salat Id: Kurban, Jual Beli dengan Allah

Khotbat Salat Id: Kurban, Jual Beli dengan Allah
*) Oleh : M. Syukron Dian
Wakil Ketua Bidang Majelis Kader & SDI PCM Candi Sidoarjo
www.majelistabligh.id -

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ َو بَرَكَاتُه
الَحمْدُ للهِ الذِّى اَنْزَلَ الِعيْدَ مِنْ اَكْبَرِ شَعَائِرِ الِاسْلَامِ أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِىّ بَعْدَهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللهِ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَىْ اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن وقال اللهُ تعالى: يَا أيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ ولَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَاَنْتُم مُسْلِمُونَ. وَقَالَ أَيْضًا: يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَا بْتَغُوْا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِه لَعَلَّـكُمْ تُفْلِحُوْنَ. اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُࣖ
اَللهُ أَكْبَرْ , اَللهُ أَكْبَرْ , لَا إِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ , اللهُ أَكْبَرُ وَ لِلَّهِ الْحَمْدُ

Jemaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
اَللهُ أَكْبَرْ , اَللهُ أَكْبَرْ
Getar membahana suara takbir di hamparan mayapada, sujud bertasbih jiwa semesta berkesadaran luhur ungkapkan puja dan puji syukur alhamdulillah atas ijin Allah kita masih diberikan nikmat sehat, nikmat iman, nikmat sempat untuk bisa hadir memenuhi panggilan Allah dalam rangka salat Iduladha di tengah lapang masjid dan mushola, terbukti dimaha karya tercipta dijagat raya, tak layak diri insani sombong bersaing kebesaran dengan-Nya.
لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ
Syahdu mendayu lantunan tahlil di sudut hati menyibak sukma, mata rantai bencana dan hidup bahagia, sebagai tanda kasih ilahi lahan peringatan. Kiranya tumbuhkan benih kesadaran merakit iman.

وَ لِلَّهِ الْحَمْدُ
Lembut mendayu lantunan tahmid paparkan keterpujian ilahi, sesaat dalam gejolaknya suasana kehidupan. Syahdu mengalun takbir, tahlil, dan tahmid bangkitlah jiwa bersalat Iduladha di tengah lapangan Pengkemiri.

Jemaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
Khotib berwasiat kepada diri sendiri dan khususnya kepada seluruh jamaah sekalian, marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Dengan ketakwaan hidup menjadi terarah, amal menjadi berkah, karena diamalkan Ikhlas lillah.

Tiga Wasiat Nabi Kepada Muadz bin Jabal:
اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada, iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya kebaikan tersebut akan menghapuskan (keburukan), dan pergauilah manusia dengan akhlak yang mulia. (HR. At-Tirmidzi).

Jemaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
Hari ini kita merayakan Iduladha, momentum “iling-ilingan” untuk saling mengingatkan bahwa hidup ini amanah. Amanah itu titipan yang diberikan kepada kita untuk ditunaikan sebaik-baiknya dan dijaga tidak boleh diingkari. (QS. Al-Ahzab:33/72).

إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًا
Sungguh Aku pernah tawarkan sebuah amanah kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, tetapi semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka tidak sanggup (menolak menerimanya) dan mereka ketakutan, lalu dipikullah amanah itu oleh manusia. Sungguh manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh. (QS. Al-Ahzab: 33/72).

Jemaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
Izinkan saya hari ini saya menyampaikan tema khutbah:

KURBAN JUAL BELI DENGAN ALLAH

Pelaksanaan hari raya bagi umat Islam memiliki 2 dimensi satu dan lainnya tak terpisahkan, dimensi Robbaniyah dan dimensi Insaniyyah.

Robbaniyyah dengan berbagai rangkaian ibadah pendekatan diri kepada Allah. Insaniyyah sebagai sarana berbagi kasih yang salah satunya dengan syariat kurban.

Jemaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd!

Hari ini kita disadarkan bahwa jiwa dan harta orang yang beriman butuh pengorbanan, keikhlasan dan ketunduk patuhan kepada Allah SWT.

Allah membeli jiwa dan harta kita. QS. At-Taubah: 9/111
إِنَّ ٱللَّهَ ٱشْتَرَىٰ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَٰلَهُم بِأَنَّ لَهُمُ ٱلْجَنَّةَ
Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin baik jiwa mereka harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. (QS. At-Taubah: 9/111).

• Bagaimana konsep jual beli orang beriman dengan Allah?
• Yang dijual jiwa dan harta
• Yang membeli Allah dibayar dengan surga

Jamaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd!

Jual diri kepada Allah. QS. Al-Baqoroh: 2/207
وَمِنَ النَّاسِ مَن يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗوَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya demi mencari keridaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. (QS. Al-Baqoroh: 2/207).

Kurban jiwa dan harta merupakan tawasul kepada Allah, dapat menghapus dosa, mengangkat derajat manusia, maka hanya kepada Allah seluruh ibadah ditujukan. QS: Al-An’am: 6/162.

Jemaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd!

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَـٰرَةٍۢ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍۢ
Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (QS. As-Saff: 61/10).

تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَـٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمْوَٰلِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Yaitu, kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu, jika kamu mengetahui (Hakikat yang sebenarnya). (QS. As-Saff: 61/11).

Kita diingatkan kisah Nabi Ibrahim yang menjadi keteladanan dan ketaatan. Allah tegaskan QS. Al-Mumtahanah: 60/4:
قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ
Sungguh telah ada suri tauladan yang baik pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya. (QS. Al-Mumtahanah: 60/4).

Apa teladannya? Allah tegaskan QS. An-Nahl: 16/120
إِنَّ إِبْرَاهِيْمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
Sungguh Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan hanif. Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang menyekutukan Allah). QS. An-Nahl: 16/120.

Meneladani 5 karakter Nabi Ibrahim:
 Ummatan: Pemimpin yang dapat dijadikan teladan dan contoh.
 Qoonitan Lillah: Taat total kepada Allah.
 Hanif: Lurus dalam tauhid, menjauhi syirik dan kesesatan.
 Walam yaku minal musyrikin: Tidak pernah menyekutukan Allah meskipun hidup di tengah masyarakat penyembah berhala.
 Syaakiran Lian’umihi: Pandai bersyukur jika dapat nikmat. Beliau adalah teladan terbaik dalam transaksi jual beli dengan Allah. Beliau tidak setengah-setengah menjual tiga aset terbesar yang paling dicintai manusia di dunia ini.

Jemaah salat Iduladha yang dirahmati Allah!
Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd!

1. Jual jiwa/nyawa kepada Allah.
Ketika diperintahkan berdakwah menghadapi Raja Namrud, Nabi Ibrahim tidak mundur selangkah pun. Puncaknya, ketika beliau dilemparkan ke dalam kobaran api yang membara, beliau berdoa kepada Allah “Hasbunallah wa ni’mal wakil” (Cukuplah Allah menjadi penolong kami). (QS. Ali-Imran: 3/173).

Beliau menyerahkan jiwanya, menjual jiwanya demi tegaknya tauhid. Allah langsung membeli jiwa itu dengan keselamatan Allah berfirman: قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ
Wahai api, jadilah dingin dan penyelamat bagi Ibrahim.” (QS. Al-Anbiya’: 21/69).

2. Jual buah hati (anak nabi Ibrahim) kepada Allah.
Transaksi tersebut diabadikan di (QS. As-Saffat: 37/102):
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ
Ayat ini menceritakan ujian besar yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail.

Ibrahim berkata: “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!
قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
Ismail menjawab: “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.

Jika Nabi Ibrahim tega “menjual” anak kandungnya yang amat dicintai demi Allah, lalu mengapa kita yang hari ini hanya diminta “menjual” sedikit harta kita untuk membeli seekor hewan qurban, masih merasa berat dan penuh dengan alasan?

3. Jual hartanya dan tenaganya kepada Allah.
Nabi Ibrahim bukanlah orang miskin. Beliau adalah seorang miliarder yang dermawan, yang memiliki ribuan hewan ternak. Dalam kitab Tafsir Al-Kabir karya Imam Fakhruddin ar-Razi disebutkan,

Nabi Ibrahim pernah berkurban 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi, dan 100 ekor unta. Ketika orang-orang takjub, beliau berkata: “Jika Allah meminta anak atau diriku sendiri pun, pasti akan aku berikan. QS. Ad-Dzariyat: 26.

Nabi Ibrahim bersama Ismail mengorbankan harta dan tenaganya untuk membangun Ka’bah, beliau membangun rumah Allah tanpa pamrih, sebagaimana terekam dalam QS. Al-Baqarah: 2/127.

Kata Hikmah: Jika Allah meminta harta akan aku berikan. Jika Allah meminta jiwa/tenaga akan aku korbankan.
قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah (Muhammad), sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam. (QS. Al-An’am: 6/162).

Ayat ini mengingatkan bahwa jika salatmu untuk Allah, kurbanmu untuk Allah, maka hidupmu akan dipenuhi keberkahan Allah.

DOA
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأّيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْم
, اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ بِه
رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى اّلذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِه وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ
رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَا مَنَا وَرُكُوْ عَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّ عَنَا وَتَخَشُّوْ عَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَ نَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَا لَمِيْنَ
Ya Allah dzat yang Maha Penerima!
Terimalah sholat kami, puasa kami, rukuk dan sujud kami, sedekah dan kurban kami dan semua rangkaian ibadah kami selama ini.

Ya Allah dzat yang Maha Pemaaf!
Hiasi hati kami untuk mudah memaafkan saudara-saudara kami. Dan kabulkanlah permohonan kami.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
واَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

 

Tinggalkan Balasan

Search