Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta Tim Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surabaya (FKG UMSURA) menggelar penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB) bagi siswa SD Muhammadiyah 1 Menganti. Kegiatan ini bertempat di Masjid SD Muhammadiyah 1 Menganti dengan sasaran siswa kelas II dan kelas III.
Sebanyak 182 siswa mengikuti sesi penyuluhan kesehatan yang terdiri atas siswa kelas II dan kelas III. Penyuluhan diberikan secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak sekolah dasar, sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan baik dan antusias.
Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya menjaga kesehatan diri, terutama kebersihan gigi dan mulut dan makanan atau minuman yang memengaruhinya. Terkait penyuluhan kesehatan ini, drg. Dian Artanty, M. Si, M.H, menyampaikan bahwa penting kiranya menanamkan kesadaran untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
“Mungkin bagi sebagian orang, gigi berlubang bagi anak kecil adalah hal biasa, karena nanti akan digantikan oleh gigi dewasa. Padahal sebenarnya tidak sesederhana itu. Makanan kan masuknya lewat mulut. Kalau dari mulutnya saja sudah kotor, bisa dibayangkan kan makanan yang masuk jadi seperti apa?” tuturnya.
Lebih jauh, Drg. Dian Artanty berharap edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut mampu tersampaikan pada anak-anak secara merata, baik di desa maupun di kota. Ia kemudian mengakhiri sesi wawancara dengan harapan ‘Indonesia Emas 2030, bebas karies’.
Setelah kegiatan penyuluhan selesai, peserta dibagi sesuai dengan alur kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya. Siswa kelas III yang berjumlah 82 orang diarahkan menuju lokasi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut yang dilaksanakan oleh Tim FKG UMSurabaya. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan peserta.
Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan pemeriksaan kondisi gigi dan rongga mulut setiap siswa guna mengetahui kondisi kesehatan gigi, mendeteksi adanya karies maupun gangguan kesehatan gigi lainnya, serta memberikan edukasi singkat kepada masing-masing siswa mengenai cara menjaga kesehatan gigi yang baik.
Selain itu, peserta juga melakukan pemeriksaan antropometri berupa tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Pemeriksaan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat respons positif dari para siswa maupun pihak sekolah. Pada waktu yang bersamaan, siswa kelas II juga melakukan pemeriksaan antropometri berupa tinggi badan (TB) dan berat badan (BB).
Setiap siswa memperoleh kesempatan untuk diukur tinggi badan dan berat badannya secara bergantian. Hasil pengukuran dicatat sebagai data dasar yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik. Seluruh proses pengukuran berlangsung secara sistematis, tertib, dan tetap memperhatikan kenyamanan siswa selama kegiatan berlangsung.
Selain memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan gigi serta pemantauan status pertumbuhan peserta didik melalui pengukuran antropometri. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin, serta lebih memperhatikan pola makan dan kebersihan diri.
Sementara itu, perwakilan dari FKG UMSurabaya drg. Prima Nerito, Sp. KGA., M.Kes, M.H memberikan apresiasi atas kegiatan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan gigi dan mulut ini.
“Penyuluhan dan pemeriksaan gigi dan mulut ini sangat penting bagi anak-anak untuk mengetahui status kesehatan tubuh dan juga gigi. Harapannya, anak-anak bisa tumbuh dengan sehat, dan tidak terganggu aktivitasnya” tuturnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Menganti, Ma’rifah Romadhona, S. Pd. Ia berterimakasih atas kesediaan Mahasiswa KKN UMSurabaya dan tim FKG UMSurabaya untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan gigi dan mulut di SD Muhammadiyah 1 Menganti. Beliau berharap, edukasi ini mampu menjadi bekal bagi anak-anak maupun orangtua untuk menjaga pola hidup sehat.
Ketua KKN kelompok 30, Muhammad Rizam Arzaqi Robby juga menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Rizam sangat bersyukur atas apresiasi dari berbagai pihak, baik dari Kepala Sekolah maupun tim FKG UMSurabaya. “Saya berharap kedepannya kita mampu mempersiapkan acara serupa lebih maksimal lagi, InsyaAllah,” tutur Rizam, mengevaluasi kegiatan tersebut. (*/tim)
