Kolaborasi PP Darul Arqom dan UTP Malaysia: Bengkel STEM Buka Jendela Dunia bagi Santri dan Murid Muhammadiyah

Kolaborasi PP Darul Arqam dan UTP Malaysia: Bengkel STEM Buka Jendela Dunia bagi Santri dan Murid Muhammadiyah Purworejo
www.majelistabligh.id -

Bagi PPDA Muhammadiyah Bayan, jejaring internasional tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global.

Kehadiran mahasiswa UTP Malaysia juga memberikan kesempatan bagi santri untuk mengenal perspektif pendidikan dari luar negeri secara langsung. Interaksi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan motivasi untuk belajar lebih giat dan memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bertaraf internasional.

Belajar STEM dengan Cara Menyenangkan
Memasuki agenda inti, peserta mengikuti Ice Breaking STEM, dilanjutkan dengan STEM by Module dan presentasi hasil kerja kelompok.

Peserta dibagi ke dalam kelompok lintas jenjang pendidikan. Mereka bekerja sama menyelesaikan tugas yang diberikan melalui modul STEM. Proses tersebut berlangsung dengan penuh keceriaan dan semangat.

Pembagian kelompok lintas tingkatan menjadi salah satu pengalaman penting dalam kegiatan. Peserta tidak hanya belajar memahami materi, tetapi juga berlatih berkomunikasi, membagi tugas, menyampaikan gagasan, mendengarkan pendapat orang lain, dan menyusun solusi bersama.

Setelah menyelesaikan tugas, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan di hadapan peserta lainnya. Aktivitas presentasi menjadi ruang bagi peserta untuk melatih keberanian berbicara sekaligus mempertanggungjawabkan proses berpikir yang telah mereka lakukan.

Model pembelajaran tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan solutif. STEM tidak hanya diposisikan sebagai kumpulan materi sains dan teknologi, tetapi sebagai pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik menemukan hubungan antara konsep akademik dan persoalan kehidupan nyata.

Direktur PPDA: Mencetak Ulama yang Saintis
Direktur PPDA Muhammadiyah Bayan Purworejo, Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th I, MIRKH, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini telah berjalan satu program bernama Bengkel STEM (International Training of Science, Engineering, Technology, and Mathematics) di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan – SMP Muhammadiyah Jono Bayan Purworejo,” ujarnya.

Menurut Nurrosyid, program tersebut terselenggara melalui kerja sama antara Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo dan Rakan Masjid Universiti Teknologi PETRONAS Malaysia.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal dari program-program pelatihan berikutnya dengan cakupan yang lebih luas.

“Besar harapan kami, dari acara ini akan terus bisa kita lanjutkan pelatihan-pelatihan yang akan datang karena pelatihan ini berbicara tentang Science, Engineering, Technology and Mathematics yang itu satu visi dengan Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pengembangan STEM di pesantren memiliki keterkaitan erat dengan visi pendidikan PPDA Muhammadiyah Bayan.

Menurutnya, pesantren tidak hanya ingin melahirkan generasi yang memahami agama, tetapi juga memiliki kemampuan sains dan teknologi.

“Insyaallah akan mencetak ulama yang saintis, ulama yang intelek, bukan sekadar intelek yang tahu agama,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut dan berharap Allah memberikan kemudahan dalam setiap langkah pengembangan pendidikan di PPDA Muhammadiyah Bayan.

 

Tinggalkan Balasan

Search