KONAN, Gerakan Literasi Anak Hasil Raker ke-3 Muhammadiyah-Aisyiyah Masangan Wetan

KONAN, Gerakan Literasi Anak Hasil Raker ke-3 Muhammadiyah-Aisyiyah Masangan Wetan
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan ‘Aisyiyah Masangan Wetan, Cabang Sukodono, Sidoarjo, menggelar konsolidasi organisasi tahunan dalam bentuk Rapat Kerja (Raker) ke-3. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (18–19/4/2026),di Vila Al Farisi, Pacet, Mojokerto itu diikuti sekitar 30 anggota serta pengurus.

Raker ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua PRM Masangan Wetan, Gus Sholikh Al Huda, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pesat ranting Muhammadiyah yang relatif masih muda tersebut.

“Alhamdulillah, di usia tiga tahun sejak berdiri, pergerakan dakwah Muhammadiyah Masangan Wetan menunjukkan perkembangan yang luar biasa, semakin maju dan solid. Selama tiga tahun ini, kegiatan dakwah tidak pernah surut, bahkan terus melahirkan inovasi baru,” ujarnya.

Ia memaparkan, berbagai program telah berjalan di sejumlah bidang. Di sektor dakwah, hadir kegiatan majelis taklim, Taklim Sopo Tresno, hingga Festival Anak Ceria yang menyasar pembinaan generasi muda.

Pada aspek ekonomi, ranting telah mengembangkan unit usaha Surya Catering dan Safar Utama Travel. Sementara di bidang sosial dan kesehatan, kegiatan bakti sosial rutin digelar setiap tahun untuk membantu warga kurang mampu di sekitar lingkungan Masangan Wetan.

Menurutnya, seluruh program tersebut akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan dakwah yang berkemajuan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam Raker ke-3 ini, peserta juga menyepakati sejumlah program inovatif sebagai langkah penguatan organisasi ke depan. Salah satu program unggulan adalah pendirian Koperasi Syariah “Al Maun Sejahtera”.

Koperasi ini dirancang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi anggota dengan fokus pada penyediaan kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, sabun, dan barang harian lainnya. Sistem yang digunakan berbasis partisipasi anggota dengan modal awal sebesar Rp100 ribu per orang, yang kemudian dikembangkan melalui mekanisme voucher belanja.

“Melalui koperasi ini, kita ingin membangun kemandirian ekonomi jamaah sekaligus menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan pokok warga dengan prinsip syariah dan gotong royong,” tambah Gus Sholikh.

Selain koperasi, Raker juga menghasilkan program pendirian Komunitas Literasi Anak bernama KONAN (Komunitas Baca Anak). Komunitas ini bertujuan meningkatkan minat baca dan budaya belajar anak-anak di lingkungan Masangan Wetan.

Di bidang kelembagaan, PRM juga mendorong peningkatan digitalisasi Kantor Layanan Lazismu (KLL) tingkat ranting guna memperkuat transparansi dan efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Tak hanya itu, program Tabungan Qurban Jamaah turut diluncurkan untuk memfasilitasi warga dalam merencanakan ibadah kurban secara lebih terstruktur.

Raker ke-3 ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Masangan Wetan untuk terus berkembang sebagai gerakan dakwah yang tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search