Mencetak Generasi Seperti Ismail As

Mencetak Generasi Seperti Ismail As
*) Oleh : Drs Muhammad Nashihudin MSI
Ketua Majelis Tabligh PDM Jakarta Timur
www.majelistabligh.id -

Ismail lahir dari rahim seorang wanita salehah yaitu Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim As.
Anak keturunan merupakan harta yang paling mahal dalam sebuah keluarga. Oleh karena jagalah, rawatlah dan didiklah agar menjadi generasi saleh, cerdas dan takut akan Allâh SWT.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا ذْكُرْ فِى الْـكِتٰبِ اِسْمٰعِيْلَ ۖ اِنَّهٗ كَا نَ صَا دِقَ الْوَعْدِ وَكَا نَ رَسُوْلًا نَّبِيًّا (QS. Maryam 19: Ayat 54)

وَ كَا نَ يَأْمُرُ اَهْلَهٗ بِا لصَّلٰوةِ وَا لزَّكٰوةِ ۖ وَكَا نَ عِنْدَ رَبِّهٖ مَرْضِيًّا

“Dan dia menyuruh keluarganya untuk (melaksanakan) sholat dan (menunaikan) zakat, dan dia seorang yang diridai di sisi Tuhannya.”
(QS. Maryam 19: Ayat 55)

Untuk melahirkan generasi emas di zaman sekarang ini seperti Ismail maka, Al-Qur’an dan Al hadis telah memberi petunjuk.

Mempersiapkan generasi penerus tidaklah mudah, cukup rumit dan harus penuh kesabaran
Keluarga Nabi Ibrahim As adalah sebuah keluarga sukses dan berhasil dalam mempersiapkan generasi terbaik dengan lahirnya seorang putra bernama Ismail.

Mentadaburi ayat ayat ini membangun bahagia dunia akhirat dengan menaati Allâh SWT dan rasulNya.

1. Memilih pasangan hidup adalah dengan orang orang baik

اَلْخَبِيْثٰتُ لِلْخَبِيْثِيْنَ وَا لْخَبِيْثُوْنَ لِلْخَبِيْثٰتِ ۚ وَا لطَّيِّبٰتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَا لطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبٰتِ ۚ اُولٰٓئِكَ مُبَرَّءُوْنَ مِمَّا يَقُوْلُوْنَ ۗ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ

Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).”
(QS. An-Nur 24: Ayat 26)

2. Di dalam rumah tangga seorang suami istri harus taati Allâh SWT

اِنَّ اِبْرٰهِيْمَ كَا نَ اُمَّةً قَا نِتًا لِّـلّٰهِ حَنِيْفًا ۗ وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Sungguh, Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan hanif. Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang mempersekutukan Allah),”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 120)

شَا كِرًا لِّاَنْعُمِهِ ۗ اِجْتَبٰٮهُ وَهَدٰٮهُ اِلٰى صِرَا طٍ مُّسْتَقِيْمٍ

dia mensyukuri nikmat-nikmat-Nya. Allah telah memilihnya dan menunjukinya ke jalan yang lurus.
(QS. An-Nahl 16: Ayat 121)

وَاٰ تَيْنٰهُ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ۗ وَاِ نَّهٗ فِى الْاٰ خِرَةِ لَمِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia, dan sesungguhnya di akhirat dia termasuk orang yang saleh.”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 122)

3. Memberikan rezeki yang halal dan toyyib untuk keluarga

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا کُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْ وَا شْكُرُوْا لِلّٰهِ اِنْ کُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 172)

4. Seorang suami dan istri selalu mendoakan untuk anak anak tercinta

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ ۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

Ya Allâh ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”
(QS. Ibrahim 14: Ayat 40)

 

Tinggalkan Balasan

Search