Pengawas Pendidikan Apresiasi Hidroponik SDM 24 Surakarta

Pengawas Pendidikan Apresiasi Hidroponik SDM 24 Surakarta
www.majelistabligh.id -

Kegiatan monitoring Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) di SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta berlangsung menarik. Selain memastikan pelaksanaan ujian berjalan baik, tim pengawas juga meninjau kebun hidroponik milik sekolah, Rabu (6/5/2026).

Monitoring dilakukan oleh Pengawas SD Kecamatan Pasarkliwon Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dra. Sri Wahyuningsih, MM bersama Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Kemenag Kota Surakarta, Sumiyati, S.Ag, M.Pd.

Pengawas Pendidikan Apresiasi Hidroponik SDM 24 Surakarta
Sayuran hidroponik SDM 24 Solo siap dipanen. (dok)

Usai memantau jalannya PSAJ, keduanya menyempatkan diri melihat langsung kebun hidroponik yang menjadi salah satu program unggulan sekolah. Kebun tersebut dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa.

Sri Wahyuningsih mengapresiasi inovasi sekolah dalam mengembangkan kebun hidroponik sebagai nilai tambah pendidikan.

“Semoga kebunnya sukses menjadi kebun yang berkah, subur, kemudian bisa menjadi nilai tambah untuk SD Muhammadiyah 24. Makasih,” ujarnya.

Sementara itu, Sumiyati tampak antusias saat ikut memanen sayuran hidroponik, bahkan berkesempatan memetik kangkung langsung dari kebun tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya produktif, tetapi juga edukatif bagi siswa. “Terima kasih SD Muhammadiyah 24 Gajahan. Kami dari Kemenag Kota Surakarta ini alhamdulillah monitoring ke sini malah dapat rezeki panen kangkung,” ungkapnya.

Menurutnya, kebun hidroponik menjadi media pembelajaran yang sangat efektif karena siswa dapat belajar secara langsung di lapangan.

“Ini sekaligus untuk pembelajaran anak-anak. Mereka bisa belajar langsung, mengamati banyak hal, mengenal ciptaan Allah, belajar berkebun, hingga mengenal jenis-jenis tumbuhan,” jelas Sumiyati.

Ia juga menambahkan bahwa program hidroponik memiliki manfaat luas, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga masyarakat sekitar.

“Saya kira budidaya hidroponik ini sangat bermanfaat, baik untuk pembelajaran maupun masyarakat. Bahkan tetangga bisa ikut merasakan manfaatnya, seperti saya yang ikut panen,” tambahnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PSAJ tidak hanya berfokus pada evaluasi akademik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembelajaran berbasis praktik dan lingkungan di sekolah. (sugiharko)

 

Tinggalkan Balasan

Search