Pengajian tersebut menjadi momentum penting bagi PWM Kalimantan Timur dan para pengelola masjid Muhammadiyah untuk melakukan refleksi terhadap arah pengelolaan masjid di masa depan. Masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat pelaksanaan ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan kader, penguatan karakter, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan kepemimpinan dan pusat dakwah digital.
Dengan keterlibatan aktif generasi muda, dukungan para senior, pengelolaan media sosial yang kuat, serta keberanian untuk segera mengeksekusi berbagai program, masjid diharapkan benar-benar menjadi pusat peradaban yang melahirkan generasi berkarakter, pemimpin yang amanah dan masyarakat yang berkemajuan.(ay.1)
