Perkuat Kolaborasi Internasional, EMT Muhammadiyah Lanjutkan Kerja Sama dengan ISAR Germany

Perkuat Kolaborasi Internasional, EMT Muhammadiyah Lanjutkan Kerja Sama dengan ISAR Germany
www.majelistabligh.id -

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melalui Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah  mengikuti kegiatan lanjutan EMT Twinning Program bersama EMT ISAR Germany yang difasilitasi oleh World Health Organization (WHO). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas tim medis darurat melalui pembelajaran bersama dan pertukaran praktik baik di tingkat global.

Wakil Sekretaris MDMC PP Muhammadiyah Budi Santoso, S.Psi, MKM menyampaikan, selama kegiatan berlangsung, EMT mendiskusikan capaian program kemitraan yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir, sekaligus merumuskan rencana kolaborasi untuk periode berikutnya.

“EMT Muhammadiyah meneguhkan komitmennya dalam memenuhi standar EMT sesuai dengan klasifikasi WHO, serta memperkuat kesiapan dalam memberikan layanan kesehatan darurat di situasi bencana,” tambahnya.

Pada hari kedua kegiatan, lanjut Budi Santoso, PP Muhammadiyah juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan ISAR Germany untuk periode lima tahun ke depan. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan sebelumnya yang telah berlangsung selama tiga tahun, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang respons kesehatan darurat.

Melalui kerja sama ini, EMT Muhammadiyah dan ISAR Jerman akan terus mengembangkan kolaborasi dalam peningkatan kapasitas, khususnya dalam respons bencana di sektor kesehatan. Penandatanganan ini juga menjadi tonggak penting sebagai salah satu praktik baik dalam pengembangan EMT global yang disaksikan oleh sekretariat EMT WHO serta perwakilan regional WHO dari berbagai wilayah.

Program EMT Twinning sendiri merupakan bagian dari inisiatif EMT WHO yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas tim medis darurat melalui pendekatan pembelajaran bersama antara EMT yang telah terklasifikasi WHO dengan EMT yang sedang dalam proses pengembangan atau validasi. Program ini menjadi salah satu strategi utama dalam membangun kapasitas EMT nasional dan internasional secara berkelanjutan.

Sejak tahun 2020, melalui dukungan Global Health Protection Programme (GHPP) yang didanai oleh Kementerian Kesehatan Federal Jerman, EMT National Focal Point di Robert Koch Institute telah mengoordinasikan berbagai kemitraan twinning antara EMT Jerman dengan EMT dari berbagai wilayah WHO, termasuk kawasan Eropa, Afrika, dan Pasifik Barat.

Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi berbagai EMT dari tiga wilayah WHO untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi praktik terbaik, serta merumuskan pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan konsep twinning EMT secara global. Diskusi yang dilakukan mencakup aspek teknis dan operasional, pemetaan pemangku kepentingan, serta identifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi kemitraan.

Melalui pendekatan partisipatif dan interaktif, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang berkontribusi terhadap penguatan sistem EMT global, termasuk penyusunan laporan pembelajaran (lesson learned) dan praktik baik dari berbagai kolaborasi yang telah dilakukan.

Partisipasi dalam kegiatan ini melibatkan berbagai EMT yang telah terklasifikasi WHO maupun yang sedang dalam proses pengembangan, serta dihadiri oleh perwakilan WHO dari kantor pusat dan regional, termasuk kawasan Afrika (AFRO), Eropa (EURO), dan Pasifik Barat (WPRO).

Keikutsertaan EMT Muhammadiyah dalam forum global ini menegaskan komitmen MDMC dalam memperkuat kapasitas respons kesehatan darurat berbasis standar internasional, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan di tingkat nasional maupun global.(*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search