PP Muhammadiyah Dorong Tapak Suci Masuk Dunia Akademis

Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) resmi menggelar Muktamar XVI di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).
www.majelistabligh.id -

Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) resmi menggelar Muktamar XVI di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) yang berlangsung pada 6–9 Agustus 2026. Forum tertinggi organisasi ini berfokus pada penguatan tata kelola, adaptasi teknologi, serta penguatan pencak silat berbasis riset akademis.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto, menekankan pentingnya integrasi antara tradisi kependekaran dan manajemen modern melalui pembaharuan (tajdid) organisasi. Ia mendorong TSPM memanfaatkan keberadaan 24 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) yang memiliki program studi keolahragaan.

“Ke depan, Tapak Suci perlu memperkuat kolaborasi dengan program studi olahraga maupun fakultas kedokteran di PTMA agar pencak silat juga berkembang sebagai bagian dari ilmu kesehatan dan objek riset akademik,” ujar Agung saat membuka acara, Kamis (6/8/2026).

Selain pengembangan akademik, Agung mengingatkan pentingnya pembenahan tata kelola organisasi melalui penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penguatan konsolidasi, serta penegakan etika dalam proses pemilihan pengurus. Menurutnya, Muktamar merupakan momentum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis organisasi ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum PP TSPM, Afnan Hadikusumo, melaporkan bahwa Tapak Suci kini telah berkembang di 36 provinsi di Indonesia dan merambah ke delapan negara. Menghadapi tantangan zaman, TSPM mulai mengadopsi teknologi digital dalam proses pemilihan pimpinan tanpa menghilangkan esensi musyawarah.

“Perubahan zaman tidak bisa dihindari, organisasi harus beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar. Semangat persaudaraan tetap menjadi fondasi utama untuk membawa Tapak Suci semakin maju,” tegas Afnan.

Rangkaian Muktamar XVI diawali dengan Sidang Tanwir. Beberapa agenda utama yang dibahas meliputi penetapan program kerja PP TSPM periode 2026–2031, penyusunan rekomendasi organisasi, perubahan AD/ART, serta pemilihan formatur pimpinan—dari 67 bakal calon yang disaring menjadi 27 nama, hingga menetapkan 9 anggota formatur terpilih. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search