SD Muhammadiyah 5 Samarinda: Sekolah Unggul yang Terus Dipercaya Masyarakat

SD Muhammadiyah 5 Samarinda: Sekolah Unggul yang Terus Dipercaya Masyarakat
www.majelistabligh.id -

SD Muhammadiyah 5 Samarinda kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu sekolah dasar unggulan di Kalimantan Timur. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah yang berlokasi di Loa Bakung ini menerima 215 peserta didik baru yang terbagi dalam 7 rombongan belajar (rombel). Tingginya minat masyarakat bahkan membuat sekolah terpaksa menolak banyak calon siswa karena keterbatasan ruang kelas.

Hal itu disampaikan Kepala SD Muhammadiyah 5 Samarinda, Andi Muhammad Narto, SH, SPd, MH   saat diwawancarai Sekretaris PWM Kalimantan Timur, Amir Hady. Menurutnya, saat ini jumlah siswa SD Muhammadiyah 5 telah mencapai 1.111 orang, didukung oleh 86 guru dan tenaga kependidikan yang terus berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik.

“Banyak calon siswa yang belum dapat kami terima karena ruang kelas sudah tidak mencukupi. Insyaallah kami telah memikirkan rencana pembangunan ruang belajar baru. Semoga Allah memudahkan ikhtiar ini,” ujar Andi Muhammad Narto.

SD Muhammadiyah 5 Samarinda: Sekolah Unggul yang Terus Dipercaya Masyarakat
Kepsek SD Muhammadiyah Samarinda Andi Muhammad Narto, SH, SPd, MH. (dok)

Kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah 5 juga terlihat dari tingginya minat untuk tahun ajaran berikutnya. Hingga pertengahan Juli 2026, telah tercatat 51 calon siswa yang melakukan inden untuk Tahun Ajaran 2027/2028. Jumlah tersebut belum termasuk calon peserta didik dari TK ABA maupun beberapa TK negeri yang selama ini menjadi mitra dalam melanjutkan pendidikan ke SD Muhammadiyah 5 Samarinda.

Sebagai sekolah unggulan Muhammadiyah, SD Muhammadiyah 5 menghadirkan berbagai program yang menjadi daya tarik masyarakat. Di antaranya Kelas Bilingual (Bahasa Indonesia–Bahasa Inggris), Kelas Tahfidz, Kelas Reguler, Program Orang Tua Mengaji Pagi, serta Baitul Tahfidz, asrama khusus bagi siswa penghafal Al-Qur’an. Sekolah ini juga dipercaya sebagai Sekolah Unggul dan Sekolah Model Kemendikdasmen, yang menjadi bukti pengakuan atas mutu pengelolaan pendidikan.

Prestasi yang diraih pun sangat membanggakan. Dalam bidang akademik, siswa SD Muhammadiyah 5 berhasil menjadi Finalis Olimpiade Sains Indonesia (OSI) Matematika Tingkat Nasional. Pada bidang literasi, sekolah menembus lima besar Lomba Dongeng Nasional.

Sementara di bidang olahraga dan seni, siswa berhasil meraih Juara 1 Pencak Silat O2SN Tingkat Kota, Juara 2 Festival Handball Piala ABTI Kalimantan Timur, Juara 3 Turnamen Minisoccer U-11 sekaligus penghargaan Best Goalkeeper, serta Juara 1 dan Juara 3 Lomba Story Telling Pentas Aksara Kalimantan Timur.

Bagi Muhammadiyah, capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan yang berkemajuan bukan hanya diukur dari banyaknya siswa, tetapi juga dari keberhasilan membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berprestasi. Tingginya kepercayaan masyarakat menjadi amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan, termasuk rencana penambahan ruang kelas agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar di sekolah Muhammadiyah.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal sosial yang sangat berharga. Karena itu, SD Muhammadiyah 5 Samarinda terus berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, memadukan prestasi akademik, pembinaan Al-Qur’an, penguatan karakter, dan pengembangan potensi peserta didik. Inilah wajah Pendidikan Muhammadiyah yang terus tumbuh, mencerahkan, dan memajukan,” jelasnya.

Selain penguatan akademik dan prestasi, SD Muhammadiyah 5 Samarinda terus memperkokoh jati dirinya sebagai sekolah kader Persyarikatan. Kepala sekolah menegaskan bahwa ke depan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) akan menjadi prioritas utama dalam budaya sekolah.

Seluruh guru didorong untuk konsisten menghafal Al-Qur’an sekaligus menjaga hafalannya sebagai teladan bagi peserta didik. Di samping itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan berkewajiban mengikuti Pengajian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Loa Bakung sebagai ikhtiar memperkuat ideologi, spiritualitas, dan komitmen bermuhammadiyah.

Budaya ibadah juga akan semakin diperkuat melalui penegakan tertib pelaksanaan shalat, khususnya selama berada di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah diharapkan menjadikan shalat berjamaah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan karakter.

Untuk menopang penguatan tersebut, sekolah juga akan menyelenggarakan In House Training (IHT) AIK secara berkala guna meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ke dalam seluruh proses pembelajaran.

Dengan penguatan AIK yang berjalan seiring dengan prestasi akademik dan nonakademik, SD Muhammadiyah 5 Samarinda ingin terus meneguhkan diri sebagai sekolah unggul yang tidak hanya melahirkan siswa berprestasi, tetapi juga generasi Qurani, berakhlak mulia, berkemajuan, dan siap menjadi kader persyarikatan, umat, serta bangsa.(ay.1)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search