Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. H. Mariman Darto, M.M., memberikan pesan inspiratif kepada para santri peserta Wisuda Tahfidz Program GENQ-45 (Generasi Al-Qur’an 2045). Acara yang diinisiasi oleh MPKS PDM Surabaya ini berlangsung di Hotel Syariah Radho, Malang, pada 26–27 Juni 2026.
Hadir secara virtual melalui tayangan video, Mariman Darto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para santri yang berhasil menuntaskan target hafalan mereka. Ia menekankan bahwa wisuda tahfidz ini bukan sekadar seremoni musiman.
“Setiap ayat yang dihafalkan merupakan cahaya yang akan menerangi kehidupan, membentuk karakter, dan menjadi bekal dalam mengarungi masa depan. Ini adalah momentum syukur atas perjuangan, kedisiplinan, dan keistikamahan dalam membersamai Kalamullah,” tuturnya.
Di tengah derasnya arus teknologi dan tantangan modern, Mariman memuji para wisudawan sebagai generasi pilihan yang tetap mendekatkan diri pada Al-Qur’an. Namun, ia mengingatkan agar capaian ini tidak menjadi titik akhir, melainkan awal perjalanan untuk mendalami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ikhtiar Strategis Menuju Indonesia Emas 2045
Menurut Mariman, Program GENQ-45 merupakan langkah strategis Muhammadiyah dalam mencetak SDM unggul demi menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045. Bangsa ini, lanjutnya, membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual.
Ia juga memotivasi para santri agar tidak ragu mengejar prestasi di bidang lain. Menurutnya, menghafal Al-Qur’an bukanlah penghalang untuk menguasai sains, teknologi, olahraga, maupun seni.
“Justru Al-Qur’an harus menjadi sumber inspirasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Mariman tidak lupa menyampaikan penghargaan kepada para ustaz, ustazah, serta orang tua santri atas dedikasi, doa, dan pengorbanan mereka selama proses pendidikan.
Menutup sambutannya, ia berpesan agar para wisudawan konsisten menjaga hafalan melalui murajaah, menjaga akhlak mulia dengan menghormati orang tua dan guru, serta menjadi duta-duta Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Sebagai informasi, GENQ-45 merupakan salah satu program unggulan MPKS Muhammadiyah yang difokuskan untuk membina anak-anak di lingkungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah. Melalui program ini, diharapkan lahir generasi penghafal Al-Qur’an yang berintegritas, berdaya saing global, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peradaban. || Ferry Yudi
