Manusia akan dibedakan derajatnya hanya dengan satu gelas air.
Orang yang punya ilmu, dia mengambil gelas dengan tangan kanannya.
Maka dia mendapat satu pahala,
karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Makan dan minumlah dengan tangan kanan, karena setan makan dan minum dengan tangan kiri.” (HR Muslim no. 2020)
Dan ketika akan meneguknya dia mengatakan, “Bismillah”
maka dia mendapat dua pahala, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Ucapkan Bismillah.” ( HR Bukhari no. 5376 dan HR Muslim no. 2022)
Ketika dia akan meminumnya tidak meniupnya walaupun panas, maka dia mendapat tiga pahala, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “dan janganlah engkau bernafas di bejana.” (HR Bukhari no. 5630 dan Muslim no. 267)
Kemudian apa?
Disunnahkan meneguknya tiga kali, walaupun boleh satu kali, tetapi adabnya tiga kali. Maka dapat empat pahala,
karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Apabila beliau meneguk air dari gelas maka beliau bernafas tiga kali (HR Bukhari no. 5631 dan Muslim 2028).
Dan apabila dia telah meminumnya mengatakan, “Alhamdulillah” (HR Muslim no. 2734), maka dapat lima pahala.
Sebagian orang minum dengan tangan kiri, tidak ada Bismillahnya, tidak ada apa-apanya, maka tidak ada derajat dengan satu gelas air.
Tapi orang yang berilmu, berkumpul beberapa derajat dengan satu gelas air.
Semoga bermanfaat.
