Tentang Cinta yang Benar

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Cinta yang benar bukan hanya tentang rasa. Ia tentang arah, yang menuntun jiwa untuk berlabuh.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seseorang akan bersama dengan yang ia cintai.” (HR Bukhari no. 6171 dan Muslim no. 2639).

Karena itu bermuhasabahlah dan tatap relung hatimu, apa dan siapa yang paling engkau cintai hari ini? Karena sesungguhnya, ke arah itulah hatimu kelak akan dikembalikan dan menemukan tempat pulangnya.

Cinta yang benar adalah cinta yang:

  • Mendekatkan langkahmu pada rida Allah.
  • Menjadikan akhlak dan imanmu lebih mulia, bukan menjauhkanmu dari cahaya hidayah dan kebaikan.

Begitu pula dalam membangun rumah tangga. Cinta yang benar di dalam pernikahan bukan sekedar menyatukan dua insan karena ketertarikan fisik dan kenyamanan dunia semata, melainkan menyatukan visi untuk berjalan bersama menuju Surga-Nya.

Rumah tangga yang dilandasi cinta karena Allah akan menjadikan setiap ujian sebagai ladang pahala, menjadikan ibadah sebagai penopang utama, serta saling membimbing dalam ketaatan.

Jika suatu hari cintamu dan pasanganmu dalam rumah tangga mulai membuat kalian lalai dari mengingat Allah, pelan-pelan, pegang erat tangannya, dan luruskan kembali arah pelayaran bahtera kalian menuju Sang Pencipta.

Karena cinta sejati adalah saat dua hamba saling menggenggam tangan di dunia, dan genggaman itu tak pernah terlepas hingga keduanya kembali dipertemukan di bawah naungan rahmat Sang Maha Cinta di keabadian Surga.

Barakallahu fiikum.

 

Tinggalkan Balasan

Search