Cantik bukan di makeup-nya yang tebal. Bukan di pakaiannya yang mahal. Cantiknya wanita ada pada rasa malunya.
Wanita tanpa rasa malu, hilang separuh kecantikannya. Secantik apa pun wajahnya, kalau sudah tidak punya rasa malu, tidak ada lagi harganya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah rasa malu.”
(HR Ibnu Majah no. 4181/4182, dinilai hasan sahih oleh Syaikh Al-Albani)
Dan Allah memuji wanita pemalu di dalam Al-Qur’an.
فَجَآءَتْهُ اِحْدٰٮہُمَا تَمْشِيْ عَلَى اسْتِحْيَآءٍ ۖ قَا لَتْ اِنَّ اَبِيْ يَدْعُوْكَ لِيَجْزِيَكَ اَجْرَ مَا سَقَيْتَ لَـنَا ۗ فَلَمَّا جَآءَهٗ وَقَصَّ عَلَيْهِ الْقَصَصَ ۙ قَا لَ لَا تَخَفْ ۗ نَجَوْتَ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
“Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua perempuan itu berjalan dengan malu-malu, dia berkata, “Sesungguhnya ayahku mengundangmu untuk memberi balasan sebagai imbalan atas (kebaikanmu memberi minum ternak) kami.” Ketika (Musa) mendatangi ayah wanita itu (Syeikh Madyan) dan dia (Syeikh Madyan) menceritakan kepadanya kisah (mengenai dirinya), dia berkata, “Janganlah engkau takut! Engkau telah selamat dari orang-orang yang zalim itu.””
(QS Al-Qasas 28: 25)
Berjalan saja malu-malu.
Itu yang Allah abadikan dalam Al-Qur’an.
Hari ini?
Banyak wanita yang bangga berjoget di depan kamera. Bangga membuka auratnya di depan umum. Padahal rasa malu itulah mahkota termahalnya.
Jaga malumu, maka Allah akan jaga kecantikanmu.
(“Ya Allah, hiasilah putri-putri kami dengan rasa malu, dan jagalah kehormatan mereka.”)
