Kajian bulanan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Tikung di Masjid Al-Ihsan Tikung Lamongan tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat wawasan keislaman, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk lebih peduli terhadap kesehatan bertempat di masjid Al Ihsan Tikung, Ahad (9/08/26).
Kegiatan tersebut menghadirkan dr. Anisa Wahyuniarti dokter umum Rumah Sakit Mhammadiyah Kalikapas (RSMKL), bersama tim kesehatan, di antaranya Ghulamin H, A.Md.Kes dan Novita Dwi Nur Hidayah, S.Kep., Ners.
Sejumlah peserta kajian mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan nadi, serta pemeriksaan gula darah acak (GDA). Peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan keluhan kesehatan untuk mendapatkan konsultasi dan edukasi dari tenaga kesehatan.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tekanan darah menjadi salah satu hal yang cukup banyak mendapat perhatian. Sejumlah peserta menunjukkan hasil tekanan darah yang berada di atas batas normal, bahkan terdapat beberapa hasil pengukuran yang cukup tinggi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian tenaga kesehatan karena hipertensi sering kali tidak disertai keluhan yang khas. Seseorang dapat tetap beraktivitas seperti biasa meskipun tekanan darahnya sudah mengalami peningkatan.
Melalui konsultasi, peserta diberikan pemahaman agar tidak hanya mengandalkan kondisi tubuh atau ada tidaknya keluhan sebagai tanda kesehatan. Pemeriksaan tekanan darah secara berkala menjadi langkah sederhana untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih dini.
Bagi peserta yang mendapatkan hasil tekanan darah tinggi, tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, membatasi konsumsi garam, menjaga berat badan, melakukan aktivitas fisik secara rutin, serta mengikuti pengobatan apabila memang telah mendapatkan terapi dari dokter.
Pemeriksaan Gula Darah untuk Deteksi Dini
Selain tekanan darah, pemeriksaan gula darah acak (GDA) juga dilakukan kepada peserta.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap kondisi gula darah dan memberikan gambaran awal mengenai kesehatan peserta. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi bahan konsultasi bersama tenaga kesehatan.
Peserta yang memiliki hasil pemeriksaan yang perlu mendapatkan perhatian diberikan edukasi agar melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan apabila diperlukan.
Tenaga kesehatan juga mengingatkan bahwa satu kali pemeriksaan belum tentu cukup untuk menentukan diagnosis suatu penyakit. Hasil pemeriksaan perlu dilihat bersama kondisi klinis, riwayat kesehatan, serta pemeriksaan lanjutan apabila dibutuhkan.
Kegiatan konsultasi tidak hanya berfokus pada angka hasil pemeriksaan. Peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan keluhan yang sedang dirasakan.
Salah satu keluhan yang tercatat dalam pemeriksaan adalah pusing, rasa sakit di tengkuk kepala bagian belakang, kalau malam susah tidur, keluhan tersebut kemudian menjadi bagian dari konsultasi untuk mengetahui kemungkinan faktor yang berkaitan dengan kondisi peserta.
Melalui komunikasi langsung antara peserta dan tenaga kesehatan, peserta dapat memperoleh penjelasan mengenai langkah yang perlu dilakukan, termasuk kapan harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Konsultasi ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menanyakan berbagai persoalan kesehatan yang selama ini mungkin belum sempat disampaikan kepada tenaga medis.
