Kajian rutin Ahad pagi di Masjid Ar Royyan Muhammadiyah Buduran Sidoarjo kali ini mengangkat tema tentang regenerasi. Kajian tentang kitab Riyadish Sholihin, Ustadz Ridwan Manan membahas hadis dari dari Shuhaib ra yang diriwayatkan Muslim.
Diriwayatkan, hidup seorang tukang sihir yang sudah tua menyampaikan kepada Raja agar menyiapkan seorang pemuda yang akan dididik tentang ilmu sihir agar saat ia meninggal sudah ada yang menggantikan perannya.
“Pesannya jelas, si Tukang Sihir saja memikirkan regenerasi, penerus untuk melanjutkan misi, mosok kita tidak berfikir serius, menyusun strategi menyiapkan generasi penerus, pelanjut yang terus memikirkan bagaimana memakmurkan masjid, memperjuangan agama Allah,” ujar Ustadz Ridwan Manan.

Ketua Takmir Masjid Ar Royyan Buduran itu lantas mengajak seluruh jamaah agar mengajak anak-anaknya, sekalipun masih kecil agar ikut kajian. Tidak masalah, meskipun sampai di masjid akhirnya anak-anak tidur lagi. Namun kebiasaan itu akan sangat berarti bagi anak, karena telah ditanamkan sejak kecil mencintai majelis ilmu.
Ia lantas mengajak hadirin membayangkan, kalau tidak mulai sekarang menyiapkan generasi penerus, bukan tidak mungkin 5 atau 10 tahun lagi, ada masjid atau pondok pesantren yang kekurangan takmir atau kekurangan santri.
“Kita khawatir nanti masjid hanya ramai saat salat Jumat atau Magrib, kalau Subuh kosong, yang adzan pun bapak-bapak yang sudah sepuh dengan suara yang sudah tidak menarik,” bebernya.
Kepala Sekolah SMA Al Fattah Sidoarjo itu minta kepada jamaah siapa yang pagi itu membawa serta anak-anaknya. Setelah dihitung akhirnya ditemukan 7 keluarga yang membawa anak. Anak-anak selanjutnya diminta maju untuk mendapat hadiah, 6 anak maju, seorang masih tertidur di pangkuan ayahnya.
“Ini anak-anak yang kita harapkan jadi penerus atau jadi takmir masjid Ar Royyan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya usai menyerahkan hadiah.
Dalam kesempatan tersebut, Uts Ridwan Manan juga mengingatkan akan datangnya bulan Dzulhijjah yang seuai perhitungan Kalender Hijriyah Global Tunggu (KHGT) akan jatuh Senin (18/5/2026). Ia pun mengajak hadirin untuk memperbanyak amal saleh, karena amalan di 10 hari pertama Dzulhijjah sangat dicintai Allah Swt.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun“.
