Memperbanyak Saksi di Hari Kiamat

Memperbanyak Saksi di Hari Kiamat
*) Oleh : Dr. Ajang Kusmana
Pengajar Mata Kuliah AIK UMM
www.majelistabligh.id -

Memperbanyak saksi di hari kiamat dapat dilakukan dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya berzikir dan salat sunah di berbagai tempat berbeda (seperti di jalan, di rumah, saat safar, atau berpindah-pindah tempat).

Qur’an Surat Az-Zalzalah (99) ayat 4–5 menjelaskan tentang bumi yang akan menjadi saksi dan menyampaikan seluruh beritanya pada hari kiamat atas perintah Allah Swt.

Berikut adalah teks Arab, latin, terjemahan, serta kandungan singkat dari kedua ayat tersebut:

Ayat 4: يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا

Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya,

Ayat 5: بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا

Karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya.

Menurut ayat tersebut, kelak ada banyak saksi yang akan bersaksi atas perbuatan manusia, di antaranya:

  • Bumi dan tempat berpijak: Hamparan tanah, tempat, atau bangunan yang pernah digunakan untuk ketaatan atau kemaksiatan akan bersaksi.
  • Anggota tubuh: Pendengaran, penglihatan, kulit, tangan, kaki, hingga lidah akan berbicara dan bersaksi atas apa yang diperbuat pemiliknya.
  • Malaikat: Malaikat pencatat amal dan pengawas yang mendampingi manusia selama hidup.
  • Catatan amal: Buku catatan yang mencatat seluruh perbuatan baik dan buruk.
  • Bumi sebagai Saksi: Pada hari kiamat, bumi yang kita pijak akan diberi kemampuan oleh Allah untuk berbicara dan menceritakan segala amal perbuatan manusia—baik kebaikan maupun keburukan—yang dilakukan di atas permukaannya.
  • Perintah Allah: Bumi menyampaikan informasi tersebut bukan atas kehendaknya sendiri, melainkan karena mematuhi wahyu dan perintah langsung dari Allah Swt.
  • Pengingat Bagi Manusia: Ayat ini menjadi peringatan agar manusia senantiasa berhati-hati dalam bertindak, karena tidak ada satu pun tempat di dunia ini yang luput dari pengawasan dan rekaman kesaksian di akhirat kelak

Al Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah rohimahullah berkata,

إنَّ في دوام الذِّكر في الطريق ، والبيت ، والحضر ، والسفر ، والبقاع :

تكثيرًا لشهود العبد يوم القيامة ؛ فإنَّ البقعة والدار ، والجبل والأرض : تشهد للذاكر يوم القيامة ” يومئذ تحدث أخبارها “

“Sesungguhnya dalam keterbiasaan seseorang berzikir di jalan, di rumah, di saat mukim dan safar, adalah upaya untuk memperbanyak saksi bagi seorang hamba di hari kiamat kelak.

Sebab suatu tempat, hamparan tanah, gunung  juga bumi, mereka akan bersaksi terhadap orang-orang yang selalu zikir mengingat Allah, yaitu pada hari dimana bumi menyampaikan beritanya.” (Alwabilush Shoyyib, hlm. 81)

Asy Syaikh ‘Abdurrozzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafizhohullah berkata,

“Hari itu pada hari kiamat, bumi mengabarkan tentang segala apa yang terjadi di atas muka bumi. Di sini kita mengetahui bahwa bumi menjadi saksi atas apa yang terjadi di atasnya dari perbuatan manusia, dari ucapan-ucapan yang mereka lakukan.. dan ini adalah persaksian dari bumi terhadap apa yang dikerjakan oleh manusia dengan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Tafsir Qs Az Zalzalah). (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search