Pernah bertanya, “Kok dia bisa begitu yakin semuanya akan baik-baik saja?”
Mungkin bukan karena dia tahu apa yang akan terjadi di depan. Bukan juga karena hidupnya selalu mudah. Tapi karena dia tahu siapa Penulis kehidupannya.
Kita sering ingin tahu, “Besok akan bagaimana?” “Apakah semuanya akan sesuai harapan?”
Padahal kita tidak pernah benar-benar tahu jalan cerita yang Allah siapkan. Yang bisa kita lakukan adalah menjalani bagian kita: berikhtiar, berdoa, memperbaiki diri, lalu belajar bertawakal.
Jadi, percaya pada Allah bukan berarti yakin semua kejadian akan persis seperti yang kita inginkan. Tetapi percaya bahwa kita tidak menjalani hidup ini sendirian. Bisa jadi hari ini terasa seperti bab yang menyakitkan. Tapi kita belum sampai halaman terakhir.
Kalau hari ini hidupmu belum seperti yang kamu harapkan, maukah kamu tetap percaya kepada Penulisnya?
Tulis satu kata: “Tawakal.”
“Ya Allah, jadikanlah ilmu yang kami pelajari bermanfaat dan mudahkanlah kami untuk mengamalkannya.” (*)
