Majelis Ulama Indonesia mendorong penguatan literasi ekonomi dan keuangan syariah untuk para dai. Sebab dakwah tentang ekonomi syariah sangat penting disampaikan oleh para dai kepada umat.
Ketua MUI Bidang Dakwah, KH Abdul Manan Ghani, menilai penguatan literasi kepada dai mengenai ekonomi dan syariah sangat penting untuk diperkuat. “Agar dai itu menyampaikan kepada umat tentang betapa pentingnya ekonomi dulu, khususnya ekonomi Islam. Jadi tidak hanya soal ubudiyah saja,” kata Ketua MUI Bidang Dakwah, KH Abdul Manan Ghani dalam acara Upgrading Dakwah Training of Trainer (ToT) Dai & Daiyah Wilayah Jabodetabek
Acara yang berlangsung di Gedung LPPI, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026) ini digelar Pokja Dakwah Ekonomi dan Pokja Penguatan Kompetensi Dai dan Kualitas Dakwah Komisi Dakwah MUI bekerja sama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) BI.
Kiai Manan mengingatkan, jangan sampai umat ketinggalan informasi mengenai ekonomi dan keuangan syariah. “Bagaimana umat dimotivasi untuk berniaga, berusaha, sehingga para dai memotivasi umatnya untuk hidup berekonomi. Punya kewajiban mencari nafkah dengan baik, bersedia dengan tuntutan memberi nafkah kepada keluarga,” terangnya.
Kiai Manan menjelaskan, kewajiban mencari nafkah yang halal adalah jihad fisabilillah. Hukum mencari rezeki untuk kebutuhan keluarga adalah wajib. (*/tim)
