Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dompet Dhuafa menggelar program inspiratif bertajuk “Ruang Mimpi” di Yayasan Aria Putra Utama, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026). Program ini mempertemukan puluhan anak yatim dengan para kreator konten, influencer, serta perwakilan komunitas untuk mendampingi mereka merancang masa depan.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 25 anak yatim tingkat SMP dan SMA dipasangkan secara one-on-one dengan 25 influencer dan kolaborator yang bertindak sebagai kakak pendamping. Bersama-sama, mereka menyusun vision board (papan visi) yang memuat target dan cita-cita para peserta.
General Manager Marketing Communication Dompet Dhuafa, Suci Qadarsih, menjelaskan bahwa “Ruang Mimpi” merupakan bagian dari kampanye Besteam Bersama Yatim. Program ini dirancang untuk menghadirkan sosok mentor yang mampu memantik rasa percaya diri anak-anak yatim dalam meraih impian mereka.
“Banyak anak yatim menghadapi keterbatasan dalam menggapai cita-cita. Melalui ‘Ruang Mimpi’, kami ingin mengajak masyarakat hadir sebagai pendamping sekaligus penyemangat mereka,” ujar Suci di lokasi acara.
Pendampingan dilakukan secara personal sesuai dengan bidang dan minat yang ingin ditekuni masing-masing anak. Anak-anak yang bercita-cita menjadi content creator, YouTuber, hingga pembawa acara (MC) mendapat arahan langsung dari para praktisi yang sudah berpengalaman di bidang tersebut.
Tidak sekadar menuliskan impian di atas kertas, para peserta juga mendapatkan sesi motivasi dan berbagi pengalaman dari para kreator konten.
Suci menambahkan, konsep pendampingan ini terinspirasi dari nilai keagamaan tentang keutamaan menyayangi anak yatim.
“Filosofi Besteam Bersama Yatim ini mengacu pada hadis Rasulullah saw tentang kedekatan orang yang mengasuh anak yatim di surga, ibarat dua jari yang berdampingan. Semangat itulah yang ingin kami hadirkan secara nyata melalui interaksi langsung ini,” jelasnya.
Melalui sinergi bersama para kreator dan komunitas, Dompet Dhuafa berharap program “Ruang Mimpi” dapat terus bergulir untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim di berbagai wilayah. (*/tim)
