dr. Zuhrotul Mar’ah Bersama Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Dukung Program Pemberdayaan di Masjid Al Islam Tambak Asri

dr. Zuhrotul Mar’ah Bersama Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Dukung Program Pemberdayaan Masyarakat di Masjid Al Islam Tambak Asri
www.majelistabligh.id -

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, bersama Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, M. Arif’an, SH, MH memberikan dukungan terhadap Program Pemberdayaan Masyarakat yang dijalankan oleh Masjid Al Islam Tambak Asri Surabaya.

Dukungan tersebut disampaikan saat dr. Zuhrotul Mar’ah turut menyambut kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed bersama Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, ST, MT, dalam kunjungan ke stan Masjid Al Islam. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peresmian Program Masjid Al Islam sebagai Pusat Pendidikan Al-Qur’an dan Pemberdayaan Masyarakat, Jumat (1/5/2026) sore.

Kehadiran tokoh pemerintah, legislatif, dan unsur persyarikatan Muhammadiyah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid, khususnya di wilayah Tambak Asri yang dikenal sebagai kawasan eks lokalisasi Kermil.

dr. Zuhrotul Mar’ah menyampaikan, salah satu program pemberdayaan masyarakat yang perlu terus didukung adalah kegiatan melalui Majelis At-Taubah. Majelis ini beranggotakan jamaah ibu-ibu dan lansia dengan latar belakang pekerjaan yang beragam.

Melalui majelis tersebut, Masjid Al Islam hadir sebagai ruang pembinaan, pendampingan, penguatan spiritual, sekaligus tempat membangun kembali semangat hidup masyarakat. Kegiatan dilaksanakan secara rutin setiap Rabu malam bakda Isya’ melalui pengajian dan pembinaan keagamaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar agama, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, penguatan mental, pembinaan akhlak, serta pendampingan sosial bagi jamaah.

Selain kegiatan rutin mingguan, Masjid Al Islam juga menyelenggarakan kegiatan khusus pada bulan Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi pengajian, pendidikan keagamaan, pembinaan jamaah, serta pemberian bingkisan kepada masyarakat. Program ini menjadi bagian dari upaya masjid dalam menghadirkan manfaat nyata bagi jamaah, terutama ibu-ibu dan lansia yang membutuhkan perhatian serta pendampingan berkelanjutan.

Menurut dr. Zuhrotul, program pemberdayaan masyarakat berbasis masjid memiliki nilai strategis karena tidak hanya menyentuh aspek ibadah, tetapi juga membangun kepedulian sosial, pendidikan, dan kemandirian masyarakat.

“Program seperti ini perlu terus didukung karena masjid memiliki peran penting dalam membina masyarakat. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan, dan perubahan sosial,” ujarnya.

Sementara itu,  M. Arif’an menyampaikan,  sinergi antara masjid, Muhammadiyah, pemerintah, legislatif, dan masyarakat diharapkan mampu memperluas manfaat program tersebut.

Masjid Al Islam Tambak Asri selama ini berupaya menjalankan peran strategis dalam pembinaan masyarakat di kawasan eks lokalisasi. Melalui kegiatan pendidikan Al-Qur’an, pengajian, pembinaan keluarga, dan pemberdayaan jamaah, masjid diharapkan mampu menjadi pusat perubahan menuju kehidupan masyarakat yang lebih bermartabat, sejahtera, dan berkah.

Program pemberdayaan melalui Majelis At-Taubah menjadi salah satu bukti bahwa masjid dapat hadir secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan terus berkembang dan memberi dampak positif bagi jamaah serta masyarakat sekitar Masjid Al Islam Tambak Asri Surabaya. (*/tim)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search