Empat Hal yang Mengundang Laknat Allah Ta’ala

*) Oleh : Dr. Ajang Kusmana
Pegajar Mata Kuliah AIK UMM
www.majelistabligh.id -

Dari ‘Ali radhiyallahu’anhu, beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan kepadaku dengan empat nasihat:

لَعَنَ اللهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللهِ ، لَعَنَ اللهُ مَنْ لَعَنَ وَالِدَيْهِ ، لَعَنَ اللهُ مَنْ آوَى مُـحْدِثًا ، لَعَنَ اللهُ مَنْ غَيَّرَ مَنَارَ الْأَرْضِ

“Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah. Allah melaknat anak yang melaknat kedua orang tuanya. Allah melaknat orang yang melindungi muhdits (penjahat) atau muhdats (pelaku bid’ah). Allah melaknat orang yang sengaja mengubah patok batas tanah.” (HR. Muslim 1978).

*الفوائد :

١. تحريم الذبح لغير الله.

٢. تحريم لعن الوالدين مباشرة أو تسببا.

٣. تحريم مناصرة المجرمين والرضى بالبدع.

٤. تحرىم تغيير المراسيم لاغتصاب أراضي الغير.

٥. جواز لعن الفساق على سبيل العموم.

Faedah:

  1. Haramnya menyembelih hewan sembelihan ditujukan kepada selain Allah.
  2. Haramnya mengutuk kedua orang tua secara langsung maupun tidak langsung.
  3. Haramnya melindungi penjahat dan meridhai kebid’ahan.
  4. Haramnya merubah (menggeser) tanda pembatas tanah untuk merampas hak orang lain.
  5. Bolehnya mengutuk kaum fasik secara umum.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مِنَ الْكَبَائِرِ شَتْمُ الرَّجُلِ وَالِدَيْهِ

“Termasuk dosa besar adalah seseorang mencaci maki kedua orang tuanya.”

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah seseorang bisa mencaci maki kedua orang tuanya?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

نَعَمْ يَسُبُّ أَبَا الرَّجُلِ فَيَسُبُّ أَبَاهُ، وَيَسُبُّ أُمَّهُ فَيَسُبُّ أُمَّهُ

“Benar. Seseorang mencela bapak orang lain, lalu orang lain tersebut mencela bapaknya. Dan seseorang mencela ibu orang lain, lalu orang lain tersebut mencela ibunya.” (HR. Muslim no. 90)

Di antara bentuk kejahatan adalah seseorang yang sengaja melindungi, mengizinkan jual-beli miras, dan prodak yang semisalnya yang dapat merusak generasi muda.

Empat  hal yang dimaksud di atas adalah amalan-amalan yang menjadi sebab terlaknat seseorang sebagaimana yang disebutkan dalam hadis tersebut. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search