Menjadi Versi Terbaik Diri: Ketika Hambatan Menjadi Tempaan Allah

Menjadi Versi Terbaik Diri: Ketika Hambatan Menjadi Tempaan Allah
*) Oleh : Muhammad Hidayatulloh
Pengurus PRM Berbek dan Pengasuh Kajian Tafsir Al Qur'an di Masjid Al Huda Berbek Sidoarjo.
www.majelistabligh.id -

Kita tidak perlu mengingkari bahwa hidup memiliki kesulitan. Tetapi kita juga tidak boleh menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk berhenti berikhtiar.

Sebab Allah berfirman:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۝ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 5–6)

Perhatikan: bukan setelah kesulitan selalu ada kemudahan, tetapi bersama kesulitan ada kemudahan.

Mungkin kemudahan itu bukan berupa hilangnya masalah.

Mungkin kemudahan itu berupa lahirnya kekuatan baru dalam diri kita.

Mungkin berupa bertambahnya kesabaran.

Mungkin berupa terbukanya wawasan.

Mungkin berupa bertemunya kita dengan orang-orang yang tepat.

Mungkin berupa tumbuhnya kedewasaan yang sebelumnya tidak kita miliki.

Dengan demikian, tidak semua hambatan harus dipandang sebagai sesuatu yang harus segera disingkirkan. Sebagian hambatan justru harus dilewati, karena di baliknya ada kemampuan yang belum kita miliki.

Maka jangan terlalu sibuk membandingkan perjalananmu dengan perjalanan orang lain.

Jangan membandingkan halaman awal hidupmu dengan halaman keberhasilan orang lain.

Setiap manusia memiliki jalan dan tempaan yang berbeda.

Yang perlu dibandingkan adalah dirimu hari ini dengan dirimu kemarin.

Apakah hari ini lebih sabar?

Lebih berilmu?

Lebih disiplin?

Lebih matang?

Lebih dekat kepada Allah?

Lebih bermanfaat bagi manusia?

Jika iya, berarti ada pertumbuhan.

Dan itulah keberhasilan yang sering tidak terlihat oleh manusia.

 

Tinggalkan Balasan

Search