MPLS SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta Tanamkan Tiga Nilai Utama

MPLS SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta Tanamkan Tiga Nilai Utama
www.majelistabligh.id -

SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang diikuti siswa baru kelas 1 tersebut berlangsung meriah dengan suasana hangat, penuh semangat, dan sarat pesan pembentukan karakter sejak hari pertama masuk sekolah.

Kepala SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta, Gatot Suherman, SPd menyampaikan bahwa sekolah berkomitmen menjadi tempat terbaik untuk mendidik dan membimbing peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berprestasi.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh siswa baru kelas 1. Semoga anak-anak merasa bangga, nyaman, dan senang belajar di SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta,” ujarnya dalam sambutan pembukaan MPLS.

Menurut Gatot, kegiatan MPLS akan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, dengan berbagai aktivitas yang dirancang menyenangkan sekaligus mengenalkan budaya sekolah kepada peserta didik baru.

Ia menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi momentum awal menanamkan karakter positif yang akan menjadi bekal siswa selama menempuh pendidikan.

Dalam arahannya, Gatot memperkenalkan tiga nilai utama yang menjadi fondasi pendidikan di SD Muhammadiyah 24 Gajahan, yakni disiplin, hormat, dan semangat belajar.

Nilai disiplin diwujudkan melalui ketepatan waktu, tanggung jawab dalam mengerjakan tugas, serta kepatuhan terhadap aturan sekolah. Sementara nilai hormat diwujudkan dengan menghargai guru, teman, dan seluruh warga sekolah serta menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan.

“Di sekolah ini tidak boleh ada bullying. Semua anak harus saling menghargai, saling berteman, dan saling membantu agar belajar menjadi menyenangkan,” tegasnya.

Ia juga mendorong siswa agar tidak takut bertanya kepada guru apabila belum memahami pelajaran. Menurutnya, rasa ingin tahu merupakan bagian penting dari proses belajar sehingga setiap anak perlu berani mencoba, bertanya, dan tidak mudah menyerah ketika mengalami kesulitan.

“Kalau belum paham silakan bertanya. Guru tidak akan marah. Justru dengan bertanya anak-anak akan semakin pintar,” katanya memberi motivasi.

Sebagai simbol harapan dan cita-cita yang tinggi, pembukaan MPLS turut ditandai dengan pelepasan burung merpati. Simbol tersebut menggambarkan harapan agar seluruh siswa memiliki impian besar serta semangat belajar yang tidak pernah padam untuk meraih masa depan terbaik.

Gatot juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah mempersiapkan rangkaian MPLS sehingga dapat berlangsung dengan baik, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru.

Ia berharap pengalaman pertama siswa di bangku sekolah dasar menjadi momen yang berkesan sekaligus membangun rasa percaya diri untuk mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun ke depan.

Menutup sambutannya, Gatot menyampaikan pantun yang disambut antusias para siswa.

“Pergi ke kebun petik mangga, mangganya jatuh ke kepala. Selamat MPLS anak-anak semua, rajin belajar patuh sama guru ya.”

Pantun tersebut menjadi penutup yang menguatkan pesan bahwa semangat belajar, kedisiplinan, dan sikap hormat kepada guru merupakan kunci utama meraih keberhasilan sejak hari pertama bersekolah.

Melalui MPLS 2026, SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta menegaskan komitmennya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, bebas bullying, serta mampu membentuk karakter peserta didik yang disiplin, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat. (sugiharko)

 

Tinggalkan Balasan

Search