Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah (NA), organisasi perempuan muda Islam Muhammadiyah telah melakukan kesiapan melalui sidang Pra-Muktamar ke-15 digelar pada Sabtu (11/7/2026), secara daring yang diikuti oleh seluruh Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah se-Indonesia tidak terkecuali Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWNA Kalteng).
Ketua PWNA Kalteng, Dwi Purbayanti, ST, MSi menyampaikan, pihaknya membutuhkan arah kebijakan nasional yang adaptif terhadap karakter wilayah, termasuk dukungan modul program, penguatan administrasi dan digitalisasi program, pendampingan kader, dan pola kemitraan yang dapat membantu wilayah bergerak secara mandiri.
“Pra Muktamar ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan kondisi riil wilayah sekaligus memperkuat komitmen agar Nasyiatul Aisyiyah hadir lebih nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ditambahkannya, Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai gerakan perempuan muda Islam berkemajuan yang kuat secara ideologi, unggul dalam kaderisasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berdampak nyata bagi keluarga, persyarikatan, masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan semesta.
“Tujuan (visi) besar ini yang terus PWNA Kalteng dorong agar Nasyiatul Aisyiyah (NA) menjadi ruang lahirnya perempuan muda yang berilmu, berdaya, berakhlak, mandiri, dan mampu memberi solusi,” ujarnya.
Ditegaskan oleh Dwi Purbayanti, ada beberapa sasaran (misi) PWNA Kalteng, terus digaungkan di perhelatan Muktamar ke-15 diantaranya; Pertama, memperkuat kaderisasi hingga akar rumput melalui pendampingan wilayah, daerah, cabang, dan ranting secara berkelanjutan; Kedua mengembangkan tata kelola organisasi yang tertib, modern, dan berbasis digital; Ketiga memperluas gerakan dakwah, literasi, kesehatan remaja, ketahanan keluarga muda, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Selanjutnya, keempat memperkuat jejaring dan kemitraan strategis dengan persyarikatan, pemerintah, organisasi perempuan, kepemudaan, pendidikan, kesehatan, dan masyarakat sipil; Kelima, memastikan setiap program nasional memiliki panduan teknis yang sederhana, terukur, dan dapat dijalankan oleh seluruh wilayah sesuai kemampuan dan kondisi lokal.
“Nasyiatul Aisyiyah ke depan semakin kokoh, menggembirakan, inklusif, dan membumi; hadir bersama perempuan muda, keluarga muda, remaja, dan masyarakat luas. Sejalan dengan tema Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan dengan semangat Albirru Manittaqo,” tegasnya.
PWNA Kalteng siap mendukung dan menyukseskan Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 6-8 Agustus 2026, serta menindaklanjuti hasil-hasilnya sesuai konteks dan kebutuhan wilayah Kalimantan Tengah. (mf)
