Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menjalin kolaborasi dengan Majelis Wakaf Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
Sinergi ini diwujudkan melalui pembukaan Kelas Kader pada Program Magister (S2) Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Program Doktor (S3) Studi Islam yang dikhususkan bagi pengurus Majelis Wakaf Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur.
Kesepakatan ini resmi diumumkan dalam Rapat Kerja Majelis Wakaf PWM Jawa Timur yang berlangsung di Gedung At-Tauhid Tower Lantai 13 Kampus UMSURA beberapa waktu lalu. Agenda tersebut dihadiri oleh perwakilan Majelis Wakaf dari 38 PDM se-Jawa Timur.
Ketua Majelis Wakaf PWM Jawa Timur, Mohammad Budi Pahlawan, S.H., menegaskan bahwa program ini merupakan langkah taktis untuk memperkuat kapasitas pengelola wakaf Muhammadiyah melalui jalur pendidikan tinggi.
“Kami berkomitmen penuh mendorong para pengurus untuk melanjutkan studi. Sebagai bentuk dukungan nyata, Majelis Wakaf PWM Jatim akan menanggung biaya formulir pendaftaran bagi seluruh pengurus Majelis Wakaf PDM se-Jawa Timur yang mendaftar pada Program Magister HES di Sekolah Pascasarjana UMSURA,” ujar Budi.
Direktur Sekolah Pascasarjana UMSURA, Dr. M. Ridwan, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan misi kampus dalam mendukung kaderisasi Muhammadiyah.
“UMSURA siap menjadi mitra strategis PWM Jawa Timur untuk mencetak kader intelektual yang unggul. Harapannya, program ini melahirkan pengelola wakaf yang profesional, berintegritas, serta mampu mengembangkan aset persyarikatan secara produktif,” tutur Ridwan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana UMSURA, Dr. Sholikhul Huda, M.Fil.I., menjelaskan bahwa skema Kelas Kader dirancang fleksibel agar tidak mengganggu aktivitas organisasi para pengurus. Menariknya, program ini juga terintegrasi dengan beasiswa potongan biaya kuliah.
“Kelas Kader ini sekaligus menjadi pintu masuk untuk mendapatkan Beasiswa Kader Muhammadiyah sebesar 50 persen dari Sekolah Pascasarjana UMSURA. Syaratnya, calon mahasiswa cukup melampirkan surat rekomendasi dari PDM masing-masing. Kami ingin semakin banyak kader yang memiliki kompetensi akademik sekaligus kapasitas kepemimpinan dalam tata kelola wakaf,” jelas Sholikhul.
Rapat kerja ini juga dihadiri oleh jajaran program studi, di antaranya Ketua Prodi Magister HES Dr. Warsidi, M.M., dan Sekretaris Prodi Dr. Dian Berkah, M.H.I. Selain itu, hadir pula dosen HES Dr. Abd. Wahab yang bertindak sebagai narasumber dalam sesi penguatan tata kelola wakaf dan pengembangan ekonomi syariah.
Melalui sinergi erat ini, Sekolah Pascasarjana UMSURA dan Majelis Wakaf PWM Jatim optimistis dapat melahirkan transformator baru yang mampu mengelola dan melejitkan potensi aset wakaf Muhammadiyah secara produktif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Timur. || gus sholikh
