Ikhtiar Dakwah IMM Saat Masa Awal Mahasiswa Baru

Ikhtiar Dakwah IMM Saat Masa Awal Mahasiswa Baru
*) Oleh : Moch Muzaki
TKK DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jatim
www.majelistabligh.id -

Dakwah IMM Harus Menawarkan Masa Depan

Pada akhirnya, mahasiswa baru tidak hanya membutuhkan ajakan untuk berorganisasi.

Mereka membutuhkan alasan mengapa organisasi itu penting bagi kehidupannya.

IMM harus mampu menawarkan sebuah visi tentang manusia seperti apa yang ingin dibentuk.

Bukan hanya mahasiswa yang aktif. Tetapi mahasiswa yang berilmu dan beriman.

Bukan hanya mahasiswa yang pandai berbicara. Tetapi mahasiswa yang mampu bekerja.

Bukan hanya mahasiswa yang kritis. Tetapi juga peduli.

Bukan hanya mahasiswa yang memiliki jaringan.
Tetapi mampu menggunakan jaringan itu untuk kebaikan.

Bukan hanya mahasiswa yang mengejar karier. Tetapi profesional yang menjadikan karier sebagai jalan pengabdian.

Bukan hanya kader yang kuat di dalam organisasi. Tetapi kader yang kelak mampu membawa nilai-nilai perjuangan ke berbagai ruang kehidupan.

Inilah hakikat diaspora kader. Keluar dari ruang organisasi untuk memberi manfaat di ruang kehidupan yang lebih luas.

Menjemput Mahasiswa Baru, Menjemput Masa Depan Dakwah

Masa penerimaan mahasiswa baru sesungguhnya bukan hanya musim perekrutan anggota. Ia adalah momentum dakwah.

Di sana ada ribuan anak muda yang sedang mencari arah. Ada yang sedang mencari teman. Ada yang ingin mengembangkan kemampuan. Ada yang ingin berprestasi. Ada yang ingin menjadi pemimpin. Ada yang ingin menemukan makna dari kehidupan perkuliahan.

Mereka adalah manusia-manusia yang sedang berada di persimpangan. Dan IMM memiliki kesempatan untuk hadir di persimpangan tersebut.

Bukan dengan paksaan, bukan dengan doktrinasi, bukan dengan merasa paling benar.

Tetapi dengan keteladanan, keakraban, gagasan, kreativitas, ilmu, dan pelayanan.

Sebab dakwah yang paling kuat sering kali bukan dakwah yang paling keras suaranya, tetapi dakwah yang paling terasa manfaatnya.

Maka ikhtiar dakwah IMM di masa awal mahasiswa baru harus dimulai dari kesadaran bahwa setiap mahasiswa adalah manusia yang memiliki potensi. Tugas kader bukan sekadar mengajak mereka masuk organisasi, tetapi membantu mereka menemukan potensi, mengembangkan kemampuan, membangun karakter, memperluas jaringan, meningkatkan prestasi, memiliki kepedulian sosial, berpikir kritis, dan pada akhirnya menemukan jalan pengabdian masing-masing.

IMM adalah ladang ibadah dan dakwah. Karena itu, setiap proses di dalamnya harus dikembalikan kepada niat pengabdian kepada Allah.

Karena itu, dakwah harus dilakukan dengan niat yang lurus, cara yang baik, strategi yang matang, organisasi yang solid, kreativitas yang terus berkembang, dan kesabaran yang panjang. (*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search