Apa yang engkau lihat sulit, bagi Allah itu mudah.
Apa yang engkau lihat besar, bagi Allah itu kecil.
Dan apa yang engkau lihat mustahil, bagi Allah itu ringan.
Engkau hanya perlu mengetuk pintuNya, lewat doa penuh keyakinan. “Barang siapa yang terus-menerus berdoa dan selalu mengetuk pintu (rahmat Allah), niscaya akan dibukakan baginya.” (Siyar A’lam an-Nubala 6/369)
Jangan batasi doa dan harapan dengan hanya menggunakan nalar. Memang betul bahwa kemampuan manusia terbatas. Tetapi kuasa Allah tanpa batas.
“Maka Kami kabulkan (doa)nya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya (dapat mengandung). Sungguh, mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya’: 90)
Doa dari hati yang penuh keyakinan. Lalu didorong dengan ketaatan. Akan mampu mengubah yang mustahil menjadi kenyataan atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
In syaa Allah, Allah Wa Ta’ala menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta memberikan kemudahan kita dalam bekerja dan beribadah.
Aamiin Yaa Robbal Al Aamiin. || ismirzaf@gmail.com ; fimdalimunthe55@gmail.com
