Kajian Ahad Pagi PCM Wiyung: Abah Shol Ingatkan Pentingnya Merawat Kepekaan Sosial

Kajian Ahad Pagi PCM Wiyung: Abah Shol Ingatkan Pentingnya Merawat Kepekaan Sosial
www.majelistabligh.id -

Kajian Ahad (7/6/2026) Pagi Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung kota Surabaya menghadirkan Dr. H. M. Sholihin Fanani, M.PSD.M., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur  di Pondok Pesantren KH. Mas Mansyur Balas Klumrik.

Abah Shol, panggilan akrab Sholihin Fanani ini menyampaikan, “Ngaji iku kudu tambah suwe tambah yakin, sehingga tambah suwe tambah rajin”.

Menurutnya, sesuai temanya, Iduladha itu tidak hanya masalah menyembelih hewan kurban dan pembagiannya, akan tetapi banyak pelajaran penting yang harus kita jaga di luar Iduladha, itulah sebenarnya yang menjadikan Iduladha berasa bermakna dan bermanfaat bagi sesama.

Nilai-nilai utama Iduladha yang harus dijaga:
1. Merawat ketaatan kepada Allah Subhanallahu Wataala, ketaatan kepada Allah harus dijaga sebaik baiknya dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan-Nya.
2. Merawat keihklasan, ikhlas menjadi salah satu sarat dalam beribadah, segala amal tergantung pada amalannya, niat yang benar akan menjadikan seseorang mengerjakan ibadah dengan mudah.
3. Merawat semangat berkurban, berqurban sangat penting dalam kehidupan di era modern seperti ini, berqurban untuk kepentingan orang lain masyarakat, bangsa dan agama, berqurban menjadikan seseorang akan banyak dicintai Allah dan sesama manusia.
4. Merawat kepekaan sosial, Allah dan Rasul-Nya sangat menganjurkan agar kita memiliki kepekaan sosial, terutama kepada orang yang membutuhkan seperti fakir miskin dan yatim piatu. Orang yang tidak peduli kepada fakir miskin dan anak yatim disebut sebagai pendusta agama.

“Muhammadiyah sejak berdirinya telah menjadi organisasi yang menggelorakan ta’awun (tolong menolong), tolong menolong telah menjadi nafas dan jiwa bagi warga Muhammadiyah,” jelasnya.

Oleh karena itulah pada akhir kajian, ia menegaskan bahwa besarnya Muhammadiyah karena menjadi organisasi yang terus peduli kepada umat, terutama kepada anak-anak yatim dan fakir miskin.

Kegiatan tersebut diikuti segenap Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Wiyung, Pimpinan Ortom (PC PM, PC NA, PC IPM, Kwarcab HW, dan PC Tapak Suci Putra Muhammadiyah) Wiyung.

Hadir pula pimpinan dan anggota Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah cabang Wiyung, Kepala Sekolah dan Guru Karyawan (Daarul Huufad, TK ‘Aisyiyah 31, SDM 15, SMPM 17 dan SMAM 9), Kepala dan karyawan LKSA KH Mas Mansyur dan ‘Aisyiyah, dan segenap Takmir Masjid/Musholla cabang Wiyung, serta simpatisan Muhammadiyah Wiyung.

Sementara itu, Ketua PCM Wiyung H. Suri Marzuki, SE memberikan sambutan mengucapkan terima kasih atas kehadiran ustadz HM Sholihin Fanani sebagai narasumber dan memberikan pencerahan buat kita semua.

“Sesuai tema yang diangkat mari kita satukan tekad dan merawat nilai-nilai Iduladha dengan melejitkan pimpinan cabang Wiyung BerGema (Bergerak dan Maju) sebagaimana yang telah kita rumuskan bersama. Harapan kami mari kita dukung, agar program kerja berupa Kajian Ahad Pagi setiap awal bulan ini bisa terlaksana dengan baik dan penuh semarak,” seru Abah Suri, panggilan akrabnya. (ali shodiqin)

 

Tinggalkan Balasan

Search